Dituduh Sebar Ajakan Kekerasan, Jimmy Kimmel Berkukuh Monolog tentang Melania Trump hanya Candaan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
Dituduh Sebar Ajakan Kekerasan, Jimmy Kimmel Berkukuh Monolog tentang Melania Trump hanya Candaan

Jimmy Kimmel. (Foto: IMDB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — JIMMY Kimmel berkukuh mempertahankan leluconnya yang menyebut Melania Trump sebagai ‘calon janda’, hanya beberapa hari sebelum insiden penembakan di acara makan malam Koresponden Gedung Putih. Ibu negara menyebut sketsa Kimmel yang tayang Kamis (23/4) sebagai penuh kebencian dan kekerasan. Gedung Putih telah mendesak jaringan televisi yang menayangkan acara Kimmel, ABC, untuk memecat sang komedian.

“Ibu Negara kita, Melania, ada di sini. Lihat Melania, sangat cantik. Nyonya Trump, Anda memiliki aura seperti calon janda,” kata Kimmel dalam sketsa Kamis malam.

Kimmel melontarkan lelucon itu tiga hari sebelum seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di acara makan malam Koresponden Gedung Putih di Washington DC, yang dihadiri Donald Trump bersama Melania. Pihak berwenang mengatakan serangan tersebut mungkin menargetkan anggota pemerintahan Trump.

Sebagai pembelaan, Kimmel menyebut monolog itu hanyalah candaan ringan tentang perbedaan usia 23 tahun antara presiden dan istrinya. Dalam monolog pertamanya di acara Jimmy Kimmel Live! setelah penembakan, sang komedian mengatakan lelucon itu sekadar candaan ringan tentang fakta bahwa Presiden Trump hampir berusia 80 tahun, sedangkan Melania lebih muda daripada dirinya.

“Itu sama sekali bukan seruan untuk pembunuhan dan mereka tahu itu. Saya sudah lama bersuara menentang kekerasan senjata. Saya setuju bahwa retorika penuh kebencian dan kekerasan harus kita tolak. Tempat yang baik untuk mulai meredakannya yakni dengan berbicara dengan suami Anda tentang hal itu,” tambah Kimmel, dikutip BBC.

Pada Senin (27/4), Melania menulis di platform X bahwa orang seperti Kimmel seharusnya tidak memiliki kesempatan untuk masuk ke rumah penonton setiap malam untuk menyebarkan kebencian. “Monolognya tentang keluarga saya bukanlah komedi, kata-katanya merusak dan memperdalam penyakit politik di Amerika. Berapa kali lagi pemimpin ABC akan membiarkan perilaku buruk Kimmel merugikan masyarakat kita,” sergah Melania.

Baca juga:

Jimmy Kimmel kembali Mengudara, Sentil Pemimpin yang Takut Komedian



Senada, Presiden Trump mengatakan ia menghargai banyaknya orang yang marah atas komentar Kimmel, dan menyebutnya sebagai seruan kekerasan dalam unggahannya di Truth Social pada Senin sore. “Ini sudah sangat keterlaluan. Jimmy Kimmel harus segera dipecat Disney dan ABC,” tambahnya.

Kimmel sempat dikeluarkan dari siaran itu pada September 2025, setelah komentarnya tentang penembakan terhadap influencer konservatif Charlie Kirk. Dalam monolognya, Kimmel mengatakan kelompok ‘MAGA’, yang merujuk pada pendukung Trump, berusaha mencari keuntungan politik dari pembunuhan Kirk. Namun, acara tersebut kembali tayang seminggu kemudian.

Setelah kembali, Kimmel mengakui sebagian orang merasa komentarnya tidak tepat waktu atau tidak jelas, atau mungkin keduanya. “Saya mengerti mengapa Anda marah,” katanya ketika itu.

Dalam insiden terbaru, cuplikan lama lelucon Kimmel kembali viral setelah penembakan, memicu kecaman di media sosial. Para kritikus menuduhnya mendorong kekerasan politik dan sejumlah pengguna media sosial konservatif menyerukan pemecatannya dari siaran.

Trump dan Melania dievakuasi tanpa cedera dari acara gala tersebut pada Sabtu malam setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di dekat pos pemeriksaan keamanan di acara yang digelar di Washington Hilton. Trump mengatakan kepada wartawan bahwa makan malam tersebut merupakan pengalaman yang cukup traumatis bagi istrinya.

Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, 31, ditangkap agen keamanan di dekat tangga menuju ballroom tempat acara berlangsung, yang dihadiri ratusan jurnalis, pejabat, dan tokoh publik. Allen muncul di pengadilan pada Senin (27/4) dan didakwa mencoba membunuh presiden, serta menghadapi dakwaan kepemilikan senjata terkait insiden tersebut. Ia belum mengajukan pembelaan.(dwi)

Baca juga:

‘Jimmy Kimmel Show’ Dihentikan Tayang karena Ledek Donald Trump, Langkah yang ‘tidak Amerika Banget’

#Melania Trump #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
ShowBiz
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
Penyanyi sekaligus aktris musik country asal Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Dunia
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Iran membalas pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS".
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Balas Klaim Trump atas Selat Hormuz, Iran Sebut California Wilayah Barunya
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Bagikan