Dituding Beli Ijazah di Luar Negeri, Gibran Beri Respons Lucu

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 12 Oktober 2022
Dituding Beli Ijazah di Luar Negeri, Gibran Beri Respons Lucu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tudingan ijazah palsu kuliah Univesitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang diarahkan pada Presiden Jokowi belum selesai.

Kini giliran putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang dituding telah membeli ijazah kuliah ke luar negeri. Tudingan itu diketahui dari cuitan twitter netizen @AhmadJunaidi "Gibran Pun Ijazah Beli di Luar Negeri".

Baca Juga:

Gibran Buka Suara soal Jokowi Dituduh Pakai Ijazah Palsu

Pernyataan itu langsung direspon Gibran dengan mengunggah foto wisuda di Management Development Institute of Singapore (MDIS).

"Mengko tak posting (nanti saya unggah) foto wisuda wae yoh (saja ya), nanti diteliti diedit atau tidak," kata Gibran di rumah dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Rabu (12/10).

Tidak hanya itu, suami Selvi Ananda ini juga akan mengunggah ijazah untuk meyakinkan jika tudingan itu salah. Gibran justru malah curhat mengingat perjuangannya kuliah di Singapura uang saku yang diberikan orang tuanya kurang.

"Sak ijazah sekalian saya unggah. Lah aneh-aneh kabeh wong-wong kui (Orang yang menudingnya itu aneh). Kene sekolah angel-angel (kita kuliah susah). Sok-sok (kadang-kadang) sangune (uang saku dari orang tua) kurang," ujar Gibran.

Baca Juga:

Baru 10 dari 100 Perempuan Indonesia Raih Ijazah Perguruan Tinggi

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi digugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas kasus menggunakan dokumen ijazah SD, SMP dan SMA palsu.
Jokowi juga dituding palsukan foto wisuda di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka pun angkat suara dengan memastikan ijazah sekolah dan foto wisuda orang tuanya itu semuanya asli.

"Takono seng moto (tanyakan yang motret), tiap tahun kok diramaikan. Nek ora percoyo yowes (kalau tidak percaya ya sudah) itu wae," kata Gibran di Balai Kota, Senin (10/10)

Gibran yang juga menjabat Wali Kota Solo ini memastikan keluarganya tidak akan menuntut balik atas gugatan tersebut. Ia pun menyerahkan sepenuhnya pada masyarakat menilai persoalan ini.

"Aku ora tahu menuntut balik. Nek percoyo yo wes (kalau percaya silahkan), nek ora percoyo (kalau tidak percaya) silahkan," tegas dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

PSI Desak Anies Tebus Ijazah Warga Miskin yang Tertahan di Sekolah

#Gibran Rakabuming #Wali Kota Solo #Ijazah Palsu #Presiden Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Saat ini menjabat sebagai Managing Editor di Merah Putih Media, dengan rekam jejak kontribusi di The Straits Times, Indozone, dan Koran Sindo, serta pengalaman strategis di Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan DPRD DKI Jakarta. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Kebetulan mereka saat ini sedang ke Solo untuk menjadi saksi pula di sidang Citizen Lawsuit di Pengadilan Negeri Surakarta
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Januari 2026
Rocky Gerung Hingga Profesor Pencetus UU ITE Bakal Diseret ke Pusaran Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Roy menilai rangkaian peristiwa ini terlalu rapi jika dianggap sebagai kebetulan semata
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dapat SP3 dari Polda Metro Jaya, Roy Suryo Langsung Curiga
Indonesia
Damai Hari Lubis Klaim Status Tersangkanya dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan, Tak Lama Setelah Pertemuan di Solo
Damai menekankan bahwa penerbitan SP3 kasusnya tidak berkaitan dengan agenda pertemuan dengan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Damai Hari Lubis Klaim Status Tersangkanya dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dihentikan, Tak Lama Setelah Pertemuan di Solo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Hakim PN Surakarta memastikan, bahwa ijazah Jokowi palsu. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Indonesia
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Kasus ijazah palsu Jokowi memasuki babak baru. Berkas Roy Suryo cs akan dilimpahkan ke Kejaksaan.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuki Babak Baru, Berkas Roy Suryo Cs Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Bagikan