Ditentukan Malam Ini, 4 Kader Golkar Potensial Gantikan Airlangga
Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/11/2023). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
MerahPutih.com - Airlangga Hartarto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketum DPP Partai Golkar di Jakarta, Minggu (11/8). Dalam video resmi yang disiarkan Partai Golkar, Airlangga menjelaskan alasan dia mundur karena ingin menjaga keutuhan Partai Golkar dan memastikan stabilitas selama transisi pemerintahan dari Presiden RI Joko Widodo ke Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Politikus Partai Golkar Riko Lesiangi menilai empat nama kader internal, mulai dari Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ahmad Doli Kurnia, Ace Hasan Syadzily, hingga Agus Gumiwang, berpotensi menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) Golkar menggantikan Airlangga Hartarto.
"Saya rasa saat ini yang telah melewati atau sesuai aturan, ya keempat itu," ujar Riko dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa (13/8).
Ia menjelaskan penentuan Plt Ketum Partai Golkar akan dilakukan pada Rapat Pleno pada hari ini yang digelar pukul 19.00 WIB.
Baca juga:
Idrus Marham dan 34 DPD Dukung Bahlil Jadi Ketum Golkar
Rapat pleno tersebut bakal dihadiri oleh jajaran pengurus partai, diantaranya Bamsoet, Agus Gumiwang, Ahmad Doli Kurnia, hingga Ace Hasan Syadzily.
Dalam rapat pleno, kata dia, nantinya akan dilakukan pemungutan suara terkait Plt Ketum Partai Golkar. Meskipun keputusan rapat pleno tersebut hanya sementara di bawah keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas), namun ia mengatakan hasilnya tetap kuat.
"Yang pasti agenda pleno ini sudah sesuai dengan konstitusi partai," tuturnya.
Ia menegaskan, siapapun sebenarnya bisa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Plt Ketum Partai Golkar, asalkan sudah lolos verifikasi persyaratan yang telah diberikan.
Baca juga:
"Semua kader Golkar potensial dan mumpuni lantaran sudah berproses dari pengkaderan dan jabatan struktural di publik maupun di parlemen Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)," katanya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bahlil Dorong Pilkada Dipilih DPRD Agar UU Tak Diobrak-Abrik
Viral Bupati Aceh Tenggara Sebut ‘Prabowo Presiden Seumur Hidup’, Golkar: Bentuk Ekspresi Kegembiraan