Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Jadi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Jadi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang

Arsip - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah menegaskan siap mundur dari Kabinet jika terpilih dalam pencalonan menjadi Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (Dirjen WHO) yang baru.

Apalagi, keputusan maju dalam pemilihan orang nomor satu di lembaga PBB bidang kesehatan itu merupakan tugas dan amanah yang diberikan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Ya, saya diminta agar cobalah maju. Kalau ditugaskan oleh Bapak Presiden, harus kita lakukan,” kata Budi, kepada media, di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (31/8).

Baca juga:

Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu

Pesan Prabowo Memimpin Wakili Suara Negara Global South

Logo
Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (FOTO: ANTARANEWS/Anadolu/py)

Menurut dia, Presiden Prabowo berpesan saat ini banyak negara termasuk Indonesia merasa perlunya ada pemimpin dunia yang mewakili kepentingan negara-negara berkembang (Global South).

"(Pencalonan) itu kan amanah dari Bapak Presiden yang menyampaikan bahwa kita adalah negara besar, tetapi belum pernah menjadi orang nomor satu di lembaga PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). Jadi, Beliau melihat ada kesempatan seperti itu," tuturnya.

Menkes Budi membenarkan keterwakilan dari negara-negara Global South menjadi penting, karena negara-negara tersebut memiliki populasi yang relatif banyak.

“Beliau menitipkan amanah ke saya, kalau bisa wakililah negara-negara berkembang ini agar mendapatkan perhatian di tataran global,” tandas Budi.

Baca juga:

Dirjen WHO Sebut Program Cek Kesehatan Gratis ‘Inisiatif Hebat’, Minta Negara Lain Contoh Indonesia

Tahapan Seleksi Dirjen WHO Baru Selesai 2027

Saat ini WHO dipimpin Tedros Adhanom Ghebreyesus, mantan Menlu dan Menkes Ethiopia, yang menjadi orang Afrika pertama menjabat Dirjen WHO. Tedros tengah menjalani periode keduanya (2017–2022, 2022–2027).

Artinya, proses pemilihan Dirjen WHO masih panjang hingga Tedros melepas jabatannya pada 2027 mendatang. Prose seleksi terakhir nanti akan menyisakan tiga kandidat.

Dalam laman resmi WHO, yang diperbarui terakhir kali pada 22 Agustus 2026, ada empat kandidat yang masuk dalam bursa dirjen WHO yang diusulkan. Dilansir Antara, keempat kandidat awal itu Budi Gunadi Sadikin (Indonesia); Hans Henri P. Kluge (Belgia); Hanan Balkhy (Arab Saudi); dan Hanan Mohammed Al-Kuwari (Qatar). (*)

#WHO #Menteri Kesehatan #Budi Gunadi Sadikin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Seleksi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang
Menkes Budi Gunadi Sadikin maju sebagai kandidat Dirjen WHO atas amanah Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan siap mundur dari Kabinet jika terpilih
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Menkes Budi Disuruh Prabowo Maju Seleksi Dirjen WHO, Mundur dari Kabinet kalau Menang
Indonesia
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut banyak korban gempa NTT alami patah tulang.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan
Dunia
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
WHO umumkan wabah Ebola di RD Kongo kini wabah terbesar kedua sepanjang sejarah dengan 4.449 kasus terkonfirmasi dan 2.061 kematian.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
2.061 Tewas, Wabah Ebola RD Kongo Bisa Lampaui Kasus Kematian Terparah Afrika Barat 2014–2016
Indonesia
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkap temuan bakteri E. coli pada menu MBG di Papua dan Semarang.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Keracunan MBG di Papua & Semarang, Menkes Akui Temuan Bakteri di Menu
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Dunia
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
WHO menyatakan wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius resmi berakhir. Sebanyak 13 kasus terkonfirmasi dengan 3 kematian, lebih dari 650 kontak ditindaklanjuti.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Wabah Hantavirus Kapal Pesiar MV Hondius Akhirnya Berakhir, 13 Positif 3 Meninggal
Dunia
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Suhu panas ekstrem tercatat terjadi di Jerman, Polandia, dan Rpublik Ceko.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
WHO Peringatkan Gelombang Panas yang Menyapu Eropa Sebabkan 1.300 Kematian
Indonesia
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal ketimpangan penghasilan dokter di Indonesia yang bagaikan bumi dengan langit.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Indonesia
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perundungan menjadi keluhan terbesar yang dialami dokter di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri
Indonesia
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Menkes menyebut, kebiasaan menambahkan santan berlebihan, garam, gula, hingga jeroan saat memasak faktor utama meningkatnya tekanan darah dan kadar kolesterol usai Idul Adha.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Tekanan Darah dan Kolesterol Meningkat Usai Idul Adha, Menkes: Bukan Salah Si Kambing
Bagikan