Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Banyak Korban Gempa NTT Terpaksa Operasi Patah Tulang di Tenda RS Lapangan

Petugas kesehatan memberikan perawatan kepada warga di posko pengungsian korban gempa bumi NTT di Lapangan Barangkolong, Reo, NTT, Senin (17/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Derita penyintas gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin nyata.

Kepada media, Kamis (20/8), Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan banyak korban gempa mengalami patah tulang yang ditangani Rumah Sakit (RS) Lapangan.

Sudah beroperasi dua rumah sakit lapangan, dan sudah bisa melakukan operasi, terutama patah tulang karena banyak sekali yang patah tulang di sini,

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Baca juga:

Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT

Titik Lokasi 2 RS Lapangan Gempa NTT

Menkes menambahkan operasi darurat itu terpaksa dilakukan di tenda rumah sakit lapangan. Dilansir Antara, titik lokasi 2 RS lapangan itu ditempatkan di RS Ruteng Manggarai dan RS Aeramo Nagekeo.

Menurut Budi, sekitar 40 keluarga telah dilayani oleh dua rumah sakit lapangan yang didirikan Kemenkes bersama BNPB.

Secara terpisah, Ketua Satgas Bencana Kemenkes, Sumarjaya, mengonfirmasi pernyataan Menkes.

Hari ini operasi sudah dilakukan di tenda, termasuk di RS Aeramo. Dua rumah sakit ini membantu puskesmas-puskesmas yang terdampak gempa.

Ketua Satgas Bencana Kemenkes, Sumarjaya

Akses Medis ke Daerah Terpencil

Kemenkes juga bekerja sama dengan Basarnas untuk menjangkau puskesmas yang rusak parah dan sulit diakses, seperti di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai, serta Puskesmas Dampek di Manggarai Timur.

“Daerah di kedua puskesmas ini sangat sulit. Oleh karena itu kami mengirimkan Emergency Medical Team (EMT) untuk memberikan layanan di sana dan mengevakuasi masyarakat yang perlu dirujuk,” tandas Sumarjaya. (*)

#Gempa NTT #Budi Gunadi Sadikin #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bagikan