Headline

Disebut Calon Kuat Menteri Agama, TGB: Saya Lebih Baik Menyebarkan Ukhuwah

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 19 Juli 2019
 Disebut Calon Kuat Menteri Agama, TGB: Saya Lebih Baik Menyebarkan Ukhuwah

Tuan Guru Bajang (TGB) berfoto bersama warga usai salat Jumat di Masjid Tegalsari, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/7).(MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) angkat bicara terkait kemunculan namanya sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Kerja Jilid II pemerintahan Jokowi-Ma'ruf periode 2019-2024.

"Tidak usah ditanyakan dan tidak perlu dikomentari soal itu (jabatan Menteri Agama). Saya lebih baik menyebarkan ukhuwah (persaudaraan) pada masyarakat saja," ujar TGB saat ditemui MerahPutih.Com usai mengisi khutbah Salat Jumat di Masjid Tegalsari, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/7).

Baca Juga: Wagub NTB Dukung TGB Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Politisi Golkar ini menegaskan soal urusan menteri sepenuhnya adalah kewenangan Presiden Jokowi. Pihak lain tidak perlu melakulan pengarahan apalagi melakukan intervensi.

Tuan Guru Bajang salat Jumat di Solo
Tuan Guru Bajang (TGB) menemui warga usai salat Jumat di Masjid Tegalsari, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/7).(MP/Ismail)

"Serahkan semua pada Presiden Jokowi," kata dia.

Sementara itu, saat khutbah Salat Jumat di Masjid Tegalsari, Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, TGB berpesan pada masyarakat agar tidak menyebar berita hoaks karena itu dapat memperpecah tali persaudaraan antar umat beragama.

"Indonesia merupakan negara Islam terbesar di dunia, tetapi rawan terjadi guncangan akibat saling menghujat serta menyebar ghibah dan fitnah," papar TGB.

Baca Juga: TGB Bongkar Rahasia Mengapa Jokowi Tetap Kalem Meski Unggul di Quick Count

Mantan Gubernur Nusa Tengara Barat (NTB) dua periode ini menjelaskan menjaga ukhuwah itu sangat penting untuk memperkokoh umat beragama. Dalam menjaga ukhuwah, kata dia, tanpa harus melihat dari mana asalnya dan agamanya apa.

"Jangan melemahkan persaudaraan dalam bentuk apapun. Lebih baik saling tolong menolong dalam kebaikan. Pesan saya terakhir mari berperasangka baik dan memberikan kepercayaan pada orang lain," tutup TGB.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, repoter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: TGB Bongkar Rahasia Mengapa Jokowi Tetap Kalem Meski Unggul di Quick Count

#Menteri Agama #Kabinet Kerja #TGH Muhammad Zainul Majdi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Agama RI Ajak Umat Kristiani Rawat Keluarga dan Bumi di Momen Natal 2025
Menag Nasaruddin Umar mengajak umat Kristiani memaknai Natal 2025 sebagai panggilan merawat keluarga, memperkuat iman, solidaritas, dan kepedulian lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Menteri Agama RI Ajak Umat Kristiani Rawat Keluarga dan Bumi di Momen Natal 2025
Indonesia
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan kehadirannya dalam rapat pleno bukan sebagai pejabat negara, melainkan sebagai Rais Syuriyah NU.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
Indonesia
Soal Isu Perebutan Kekuasaan di PBNU, Menag: Pemerintah tak Terlibat dalam Urusan Internal
Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengatakan, pemerintah tak ikut campur urusan internal PBNU.
Soffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
Soal Isu Perebutan Kekuasaan di PBNU, Menag: Pemerintah tak Terlibat dalam Urusan Internal
Indonesia
Menteri Agama Siapkan Puluhan Kampus UIN dan Pesantren di Seluruh Indonesia, Tempat Anak-Anak Palestina yang Putus Sekolah
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas amanat Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan bagi korban konflik kemanusiaan di Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Menteri Agama Siapkan Puluhan Kampus UIN dan Pesantren di Seluruh Indonesia, Tempat Anak-Anak Palestina yang Putus Sekolah
Indonesia
Menteri Agama Geram Ada Pendakwah Lecehkan Anak-Anak, tak Bisa Menoleransi Tindakan yang Mencederai Nilai Kemanusiaan
Lembaga pendidikan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 12 November 2025
Menteri Agama Geram Ada Pendakwah Lecehkan Anak-Anak, tak Bisa Menoleransi Tindakan yang Mencederai Nilai Kemanusiaan
Indonesia
Menag Ungkap Pagu Efektif Pendidikan Islam 2025 Disesuaikan Jadi Rp 26,11 Triliun
Menag Nasaruddin Umar ungkap penyesuaian anggaran Ditjen Pendidikan Islam 2025 menjadi Rp 26,11 triliun dengan fokus pada efisiensi dan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 November 2025
Menag Ungkap Pagu Efektif Pendidikan Islam 2025 Disesuaikan Jadi Rp 26,11 Triliun
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar: Jangan Ada yang Beri ‘Stempel Negatif’ pada Pesantren
Menag tegaskan pesantren merupakan benteng moral bangsa yang telah melahirkan banyak ulama, pemimpin, serta tokoh nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Umar: Jangan Ada yang Beri ‘Stempel Negatif’ pada Pesantren
Indonesia
Menag Nasaruddin Puji Indonesia Peringkat 1 Negara yang Kuat Sedekah
Salah satu penyebabnya ialah budaya berbagi di acara pernikahan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Puji Indonesia Peringkat 1 Negara yang Kuat Sedekah
Indonesia
Pakar Sebut Kewenangan Atribusi Menag tidak Melawan Hukum
Kewenangan Menteri Agama dalam menetapkan kuota tambahan bersifat atribusi, diberikan langsung oleh undang-undang.
Dwi Astarini - Kamis, 25 September 2025
Pakar Sebut Kewenangan Atribusi Menag tidak Melawan Hukum
Indonesia
Rampung Diperiksa KPK, Eks Menag Gus Yaqut Bungkam soal Aliran Fee Kuota Haji ke Kemenag
Yaqut enggan menjelaskan mengenai materi pemeriksaan hari ini, termasuk soal dugaan penerimaan fee dalam pembagian kuota haji khusus ke Kementerian Agama (Kemenag).
Frengky Aruan - Senin, 01 September 2025
Rampung Diperiksa KPK, Eks Menag Gus Yaqut Bungkam soal Aliran Fee Kuota Haji ke Kemenag
Bagikan