Disebut Berbahaya dan Merusak Lingkungan, Pemprov DKI Bersiap Lakukan Pembasmian Massal Ikan Sapu-Sapu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Disebut Berbahaya dan Merusak Lingkungan, Pemprov DKI Bersiap Lakukan Pembasmian Massal Ikan Sapu-Sapu

Penangkapan Ikan Sapu-sapu. (Foto: Pemkot Jakpus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lima kota administrasi di Jakarta akan serentak melakukan pembasmian populasi ikan sapu-sapu pada Jumat (15/4) pagi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara bersamaan di seluruh wilayah ibu kota.

"Besok pada hari Jumat pagi secara serentak seluruh 5 kota yang ada di Jakarta akan mengadakan acara untuk pembersihan ikan sapu-sapu," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/4).

Pramono menjelaskan, langkah ini diambil setelah dilakukan rapat terbatas terkait penanganan spesies invasif tersebut.

Ia menegaskan bahwa ikan sapu-sapu berbahaya karena mengandung kadar timbal yang melebihi ambang batas, yakni 0,3 miligram.

"Ada timbalnya, ada macam-macamnya, dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi," ujarnya.

Baca juga:

Operasi Bersih-Bersih Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Pramono Kumpulkan 5 Wali Kota

Selain berdampak pada kesehatan, ikan sapu-sapu juga dinilai merusak lingkungan, khususnya struktur tanggul dan tebing sungai.

Ikan ini diketahui membuat lubang di bantaran sungai sebagai tempat berlindung, yang berpotensi merusak infrastruktur pengendali banjir.

"Ikan ini ternyata menghancurkan apa ketika dia membuat rumah, tanggul-tanggul, tebing-tebing itulah yang kemudian digunakan untuk dia bersembunyi," kata Pramono.

Ia juga menyebut bahwa keberadaan ikan sapu-sapu mengancam ekosistem karena memangsa ikan lokal hingga telur-telurnya.

"Dan hampir ketika ada ikan ini, semua dinding dan juga ikan-ikan lokal kita itu dimakan, termasuk sampai dengan telur-telurnya. Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca termasuk dalam kondisi air yang sangat-sangat tidak sehat," lanjutnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Serius Basmi Ikan Sapu-Sapu, Pramono: Jadi Ancaman Ekosistem

Pramono mengungkapkan bahwa ikan sapu-sapu merupakan spesies asli Amerika Selatan yang juga menjadi masalah di habitat asalnya.

Di beberapa tempat, ikan ini bahkan dimusnahkan atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak setelah diolah.

"Kalau toh masih bertahan hidup, sebagian digunakan untuk menjadi makanan untuk ternak setelah dipress dan sebagainya," tutupnya. (Asp)

#Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta #Ikan Sapu-sapu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Indonesia
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Bank Jakarta dan PT SMI menyiapkan Rp 2,11 triliun untuk membantu tujuh proyek infrastruktur.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Bank Jakarta dan PT SMI Siapkan Rp 2,11 Triliun untuk 7 Proyek Infrastruktur
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Jakarta juga mulai memperkuat elektrifikasi transportasi publik. Hingga 2026, Transjakarta mengoperasikan sekitar 4.792 armada, termasuk 500 bus listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Pramono Pamer Integrasi Transortasi Jakarta ke Para Wali Kota Dunia di New York
Bagikan