Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dinas LH Pecat Petugas PJLP yang Lakukan Penipuan Perekrutan Kerja

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 15 Agustus 2024
Dinas LH Pecat Petugas PJLP yang Lakukan Penipuan Perekrutan Kerja

Ilustrasi perekrutan pekerja. (Foto: Unsplash/Scott Graham)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Lingkungan Hidup (LH) melalui Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA) DKI Jakarta menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan penipuan yang melibatkan salah satu Petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Kasus ini pertama kali mencuat melalui sebuah video yang diunggah di media sosial, di mana petugas UPS BA tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada pelapor dengan iming-iming perekrutan pada Maret 2023.

Kepala UPS BA Dadang Cahya Rusdiana menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari petugas yang bersangkutan terkait tindakan tersebut.

"Yang bersangkutan telah mengakui kesalahan dan meminta maaf atas tindakan yang dilakukan. Sebagai konsekuensi, ia telah dijatuhkan hukuman tegas berupa Surat Pemutusan Hubungan Kerja (SPHK)," ujar Dadang dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/8).

Baca juga:

Dinas Lingkungan Hidup Angkut 700 Kilogram Sampah di Pesisir Jakarta Tiap Hari

Dadang menekankan bahwa tindakan tegas ini diambil sebagai upaya memastikan agar semua Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan UPS BA mematuhi aturan yang berlaku serta menjadi pelajaran penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami berharap seluruh petugas UPS BA dapat bekerja dengan profesional dan integritas yang tinggi, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugasnya," tambahnya.

Sementara itu, Pejabat Humas DLH Yogi Ikhwan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah berani melaporkan kejadian tersebut.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kami menjalankan fungsi pengawasan," kata Yogi.

Baca juga:

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sanksi 2 Perusahaan Batubara di Jakut

Ia pun juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan petugas di lapangan untuk terus waspada dan melaporkan jika menemukan tindakan serupa di kemudian hari. Jika menemukan adanya tindakan yang mencurigakan, diharapkan untuk segera melapor.

Seluruh petugas dan masyarakat juga diimbau agar terus bersinergi demi menjaga profesionalitas dan integritas dalam melaksanakan pelayanan publik. Dinas LH DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dan menjaga kepercayaan masyarakat. "Dengan begitu, fungsi pengawasan dapat kita perkuat bersama-sama," tutup Yogi. (asp)

#Dinas Lingkungan Hidup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Ecotourism Festival 2026 Ajak Siswa SMKN 33 Belajar Kelola Sampah Berkelanjutan
Siswa SMKN 33 Jakarta mengikuti Jakarta Ecotourism Festival 2026 dengan kegiatan edukasi lingkungan, mulai dari fun games hingga belajar pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Jakarta Ecotourism Festival 2026 Ajak Siswa SMKN 33 Belajar Kelola Sampah Berkelanjutan
Indonesia
Blok M Diusulkan Jadi Kawasan Rendah Emisi Pertama di Jakarta, Berpotensi Kurangi PM2.5 hingga 14,3 Persen
Blok M menjadi rekomendasi utama Kawasan Rendah Emisi pertama di Jakarta. Pemprov DKI menargetkan penurunan PM2.5 hingga 14,3 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Blok M Diusulkan Jadi Kawasan Rendah Emisi Pertama di Jakarta, Berpotensi Kurangi PM2.5 hingga 14,3 Persen
Indonesia
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Pemprov DKI Jakarta mencatat pengurangan emisi karbon sebesar 60,14 ton CO2e melalui aksi pemadaman lampu selama 60 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
May Day 2026 di Monas, 1.400 Petugas Siaga Bersihkan Hingga 150 Ton Sampah
Sebanyak 1.400 petugas kebersihan disiagakan usai May Day di Monas. Sampah diperkirakan mencapai 100–150 ton.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
May Day 2026 di Monas, 1.400 Petugas Siaga Bersihkan Hingga 150 Ton Sampah
Indonesia
Sampah Menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati, IKAPPI Kritik Dinas LH DKI
IKAPPI menyoroti penumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati. Dinilai ada kelemahan sistem, koordinasi, dan efektivitas anggaran pengelolaan sampah di DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Sampah Menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati, IKAPPI Kritik Dinas LH DKI
Indonesia
Sampah Menumpuk usai Lebaran, TPS Liar di Jakarta Ditutup Permanen
Dinas Lingkungan Hidup menutup permanen TPS liar di Jakarta, setelah mengalami penumpukan sampah pasca Lebaran 2026.
Soffi Amira - Kamis, 02 April 2026
Sampah Menumpuk usai Lebaran, TPS Liar di Jakarta Ditutup Permanen
Indonesia
Pemprov DKI Tutup Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Bantaran Kali Pesanggrahan Setelah Viral
Hal ini diungkapkan Chico Hakim menanggapi adanya video viral bernarasi truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov DKI Jakarta membuang sampah di kawasan itu.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pemprov DKI Tutup Tempat Pembuangan Sampah Sementara di Bantaran Kali Pesanggrahan Setelah Viral
Indonesia
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang kembali normal dalam satu pekan setelah longsor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Indonesia
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Pengiriman sampah ke Bantargebang dihentikan sementara, karena masih mengevakuasi korban longsor.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Bagikan