Din Syamsuddin: Kerancuan Nalar Rusak Kemajemukan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 16 Agustus 2017
Din Syamsuddin: Kerancuan Nalar Rusak Kemajemukan

Din Syamuddin saat bertemu Paus Fransisco di Vatikan. (Twitter @OpiniDin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Prof Din Syamsuddin mengatakan Indonesia perlu merawat kemajemukan kini mulai tergerus akibat modernisasi dan liberalisasi.

"Selama ini yang memperburuk kemajemukan adalah kerancuan nalar atau absurditas pemahaman tentang kemajemukan. Seringkali kita mendengar klaim-klaim dari pihak yang merasa dialah yang paling pancasilais dan yang lain tidak itu adalah kerancuan nalar," kata Din di Jakarta, Selasa (15/8).

Selain itu, faktor arsip dan fasilitas diperlukan untuk keagamaan yang sempit dan faktor ketidakadilan sosial, ekonomi, politik juga menjadi faktor yang menggerus kemajemukan.

Dia juga menilai bangsa Indonesia belum mengelola kemajemukan dengan baik sehingga negara harus menjadi kekuatan yang menengahi dan perantara semua golongan secara adil.

"Jangan membela kelompok tertentu karena faktor ekonomi atau politik. Dapat mengganggu kemajemukan jika negara tidak dapat menjadi pengayom dan penengah," kata dia lagi.

Ia mengatakan kemajemukan yang merupakan khas bangsa Indonesia dan semua agama memandang kemajemukan sebagai ketetapan haruslah terus dirawat.

Semua suku, umat beragama dan kelompok lainnya harus mengakui kemajemukan tersebut, selain itu perlu kesediaan dari semua pihak hidup berdampingan secara damai.

"Masyarakat Indonesia harus menampilkan kemajemukan itu dalam kerja sama untuk kesejahteraan bersama. Masalah yang sedang kita hadapi memang besar, tetapi jika kita optimistis maka hal ini dapat diatasi," kata dia pula. (*)

Sumber: ANTARA

#Din Syamsuddin #Bhinneka Tunggal Ika
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Mantan Ketum MUI Din Syamsuddin Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar
Kapasitas kalau itu semua terpenuhi sekitar 12 sampai 13 ribu jemaah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mantan Ketum MUI Din Syamsuddin Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar
Indonesia
Din Syamsuddin: Board of Peace Berpotensi Perparah Konflik Timur Tengah
Din Syamsuddin menilai prakarsa Board of Peace yang digagas Donald Trump sebagai bentuk neo-kolonialisme dan imperialisme yang berpotensi memperparah konflik Timur Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Din Syamsuddin: Board of Peace Berpotensi Perparah Konflik Timur Tengah
Indonesia
Eks Ketum Muhammadiyah Minta Presiden Prabowo Kendalikan Situasi, Imbau Ulama Tenangkan Warga
Para pemuka agama diharapkan mampu menenangkan umat namun tetap kritis terhadap segala bentuk kemungkaran.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Agustus 2025
Eks Ketum Muhammadiyah Minta Presiden Prabowo Kendalikan Situasi, Imbau Ulama Tenangkan Warga
Indonesia
Din Syamsuddin Minta Warga Tak 'Goreng' Pernyataan Suswono soal Janda Kaya Nikahi Pria Pengangguran
Menurut Din Syamsuddin, Cagub Suswono sudah mengaku bersalah hingga meminta maaf, dan bahkan ia sudah mencabut pernyataan yang dipermasalahkan itu.
Frengky Aruan - Selasa, 05 November 2024
Din Syamsuddin Minta Warga Tak 'Goreng' Pernyataan Suswono soal Janda Kaya Nikahi Pria Pengangguran
Indonesia
Din Syamsuddin Minta RK Tak Abaikan Agama selain Islam
Din Syamsuddin meminta Ridwan Kamil untuk tidak mengabaikan agama selain Islam.
Soffi Amira - Senin, 04 November 2024
Din Syamsuddin Minta RK Tak Abaikan Agama selain Islam
Indonesia
Ridwan Kamil Silaturahmi ke Din Syamsuddin untuk Minta Nasihat
Ridwan Kamil mengeklaim Din Syamsuddin memberikan dukungan terhadap pasangan RIDO di Pemiliham Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Frengky Aruan - Senin, 04 November 2024
Ridwan Kamil Silaturahmi ke Din Syamsuddin untuk Minta Nasihat
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Din Syamsuddin Terkait Pembubaran Paksa Diskusi Kemang
Penyidik bisa memeriksa siapapun yang saat itu berada di lokasi pembubaran.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
Polisi Bakal Periksa Din Syamsuddin Terkait Pembubaran Paksa Diskusi Kemang
Indonesia
RD Tersangka Baru Pembubaran Acara Din Syamsudin Terbukti Pukuli Satpam Hotel
Tersangka MR dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 355 KUHP. Saat kejadian, MR masuk ke ruang diskusi melalui pintu belakang hotel.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2024
RD Tersangka Baru Pembubaran Acara Din Syamsudin Terbukti Pukuli Satpam Hotel
Indonesia
Gerombolan Orang Bubarkan Paksa Acara Diskusi Din Syamsudin dkk di Kemang
Massa yang membubarkan acara juga membawa spanduk yang provokatif.
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 September 2024
Gerombolan Orang Bubarkan Paksa Acara Diskusi Din Syamsudin dkk di Kemang
Indonesia
Paus Fransiskus Terkesan dengan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika
Paus Fransiskus menilai semboyan itu tak tergantikan karena menyatukan seluruh elemen di Indonesia.
Frengky Aruan - Rabu, 04 September 2024
Paus Fransiskus Terkesan dengan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika
Bagikan