Dikritik Ketua DPRD Soal Monas, Ini Jawaban Sandiaga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 17 Januari 2018
Dikritik Ketua DPRD Soal Monas, Ini Jawaban Sandiaga

Pengunjung beraktivitas di Monas, Jakarta (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi tak setuju dengan kebijakan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terkait penataan Monumen Nasional (Monas) dengan membongkar pagar pembatas rumput.

Menyikapi hal tersebut, Sandiaga mengatakan bahwa konsep penataan Monas itu untuk dijadikan sebuah taman bukan kebun.

"Saya kemarin sudah ungkapkan konsep penataan Monas untuk dijadikan park bukan garden,"ujar Sandoaga di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (17/1).

Politisi Partai Gerindra ini menuturkan pihaknya ingin keindahan taman kawasan Monas menyerupai taman kawasan wisata lainnya. Untuk itu, konsepnya diubah, salah satunya dengan membongkar pagar pembatas rumput di Monas.

"Kan kita pengin juga ngerasain seperti di park-park lain kalau konsepnya seperti itu. Nah itu yang saya bilang tolong pelan-pelan sembari diubah perilaku dari masyarakat. Supaya ikut menjaga, jadi mereka bisa gelar itu untuk yoga, mungkin kegiatan atau melintas di Monas yang teduh dan sejuk," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPRD DKI Jakarta Prastyo Edi Marsudi mengkritisi kebijakan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang selalu menabrak peraturan pemerintahan sebelumnya. Salah satunya membuka pembatas pagar rumput Monumen Nasional (Monas).

Pasalnya, menurut dia, regulasi rumput Monas itu ditutup dengan sling besi sudah ada sejak Gubernur Sutiyoso.

"Tapi kenyataannya yang ada semua ditabrak (peraturannya)," ujar Prastyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (16/1).

Lanjut politikus PDI Perjuangan ini, pembukaan pembatas pagar rumput Monas membuat salah satu ikon Ibu Kota itu terlihat kumuh setelah rumput-rumput di sana diinjak-injak.

"Saya enggak setuju, enggak realistis rumput boleh diinjak-injak. Ini Ibu Kota sekarang kan lihat kumuh," cetusnya. (Asp)

Baca juga berita terkait Sandiaga Uno dalam artikel: Sandi: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan Polisi

#Sandiaga Uno #Prasetyo Edi Marsudi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Tiga pekerja proyek PAM Jaya meninggal dunia di saluran gorong-gorong kawasan TMII. PAM Jaya meminta PT Moya Indonesia bertanggung jawab dan melakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
3 Pekerja Proyek PAM Jaya Tewas di Gorong-Gorong TMII, PAM Jaya Minta Moya Bertanggung Jawab
Indonesia
Alasan Mengejutkan Gubernur DKI Angkat Eks Jubir Anies Hingga Mantan Ketua DPRD di Posisi Strategis BUMD
Selain Sahrin, Kepala Badan Pendapatan Daerah Lusiana Herawati juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama Jakpro
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Agustus 2025
Alasan Mengejutkan Gubernur DKI Angkat Eks Jubir Anies Hingga Mantan Ketua DPRD di Posisi Strategis BUMD
Indonesia
Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Berbagai cara dilakukan Prasetyo Edi Marsudi agar Jakarta mendapat keuntungan dari BUMD dan juga perusahaan lain di bawah Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 05 Agustus 2025
Sepak Terjang Prasetyo Edi Marsudi Berhasil Tahan Delta Tak Dijual hingga Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Indonesia
Eks Ketua DPRD Prasetyo Edi Diangkat Pramono Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Prasetyo yang juga tercatat sebagai politikus PDIP itu pernah menjadi Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono-Rano di Pilkada 2024.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Agustus 2025
Eks Ketua DPRD Prasetyo Edi Diangkat Pramono Jadi Ketua Dewas PAM Jaya
Indonesia
Eks Ketua DPRD Mengaku Pengadaan Lahan Rusun Cengkareng Pakai Pergub Saat Dicecar Bareskrim
Perkara ini bermula ketika Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan dan Gedung yang saat ini berganti nama menjadi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman membeli lahan di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, kepada seseorang bernama Toeti Noezlar Soekarno pada tahun 2015 dan akan dibangun rusun.
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Februari 2025
Eks Ketua DPRD Mengaku Pengadaan Lahan Rusun Cengkareng Pakai Pergub Saat Dicecar Bareskrim
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Eks Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Lahan Rusun Cengkareng di Era Ahok
Prasetyo bakal diperiksa sebagai saksi pada Senin (17/2)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Februari 2025
Polisi Bakal Periksa Eks Ketua DPRD DKI Terkait Dugaan Korupsi Lahan Rusun Cengkareng di Era Ahok
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Pertemuan dimaksudkan sebagai konsultasi agar PPP pada 2029 bisa kembali ke Senayan.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Desember 2024
Temui Jokowi di Solo, Sandiaga Ngaku Konsultasi agar PPP Masuk Parlemen
Indonesia
Persilakan RIDO Gugat ke MK, Kubu Pram-Doel Ingatkan Selisih Suaranya Jauh
Setiap kompetisi Pilkada pasti ada pihak yang menang dan ada pihak yang kalah.
Wisnu Cipto - Minggu, 08 Desember 2024
Persilakan RIDO Gugat ke MK, Kubu Pram-Doel Ingatkan Selisih Suaranya Jauh
Indonesia
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Ridwan Kamil mengisi waktu dengan bersilaturahmi dan berbincang santai dengan Sandiaga Salahuddin Uno di bilangan Kebayoran Baru
Wisnu Cipto - Selasa, 26 November 2024
Ridwan Kamil Bertemu Sandiaga Uno di Masa Tenang Pilkada Jakarta
Bagikan