Dihadiri Rusia, Menkeu AS Pastikan Lewatkan Beberapa Pertemuan G20

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 April 2022
Dihadiri Rusia, Menkeu AS Pastikan Lewatkan Beberapa Pertemuan G20

Peserta delegasi negara G20 berbincang-bincang sebelum memulai rapat pertemuan "Trade, Industry, and Investment Working Group (TIIWG) G20 di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/3/2022). (Foto: An

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tekanan terus dilancarkan Amerikan Serikat pada Rusia, termasuk dalam pertemuan G20 yang akan berlangsung pada pekan ini, untuk membahas berbagai isu ekonomi dunia.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen memastikan akan melewatkan beberapa sesi pertemuan keuangan G20 sebagai protes atas serangan Rusia terhadap Ukraina. Selain itu, AS mendesak anggota Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia untuk meningkatkan tekanan pada Moskow.

Baca Juga:

Indonesia-Kanada Komitmen Wujudkan Optimalisasi G20 di Tengah Situasi Sulit

Namun, Yellen akan menghadiri sesi pembukaan keuangan G20 tentang dampak ekonomi perang Rusia di Ukraina, termasuk perkiraan IMF tentang kontraksi 35 persen dalam PDB ekonomi Ukraina tahun ini.

Dikutip Antara, Washington dan sekutunya akan lebih lanjut melakukan konsultasi mengenai sanksi yang dikenakan pada Rusia, termasuk fokus untuk menggagalkan penghindaran sanksi yang sebelumnya dijatuhkan.

Seorang pejabat AS, menolak untuk membahas langkah-langkah spesifik selanjutnya, tetapi menambahkan bahwa sanksi tambahan, termasuk tindakan yang menargetkan industri Rusia, akan berusaha untuk lebih membatasi ekonomi Rusia dan kemampuan untuk memproyeksikan kekuatan.

Departemen Keuangan AS memastikan, Yellen akan mengadakan panel tingkat tinggi pada Selasa (19/4/2022) untuk membahas tanggapan global terhadap krisis keamanan pangan yang diperburuk oleh invasi Rusia.

Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov dapat menghadiri setidaknya sebagian dari pertemuan G20 secara virtual.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers di Jakarta, Sabtu (16/4/2022). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)
Caption

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia Tahun 2022 atau IMF-WBG Spring Meetings untuk membahas berbagai isu terkait Presidensi G20 Indonesia hingga transisi energi.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Selasa, pertemuan ini berlangsung mulai 18-23 April 2022 di Washington D.C., Amerika Serikat.

Sri Mulyani memulai rangkaian agenda ini dengan bertemu Managing Director Bank Dunia Mari Elka Pangestu untuk membahas dukungan Bank Dunia terhadap transisi energi dan Presidensi G20 Indonesia. (*/Asp)

Baca Juga:

Kereta Cepat Diuji Coba November saat Perhelatan G20

#G20 #KTT G20 #Amerika Serikat #Rusia #Ukraina
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Dunia
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
kehadiran kekuatan dari luar kawasan justru selalu menimbulkan dampak sebaliknya dari yang diklaim, yakni memicu eskalasi alih-alih meredakan ketegangan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Dunia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Dewan Eropa menyebutkan bahwa langkah pembatasan baru itu dijatuhkan kepada 15 individu dan enam entitas tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Indonesia
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia yang berada di Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Dunia
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Badan Cuaca Nasional AS (NWS) menyebut situasi mengancam jiwa yang membentang dari Texas hingga New England.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
  7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Bagikan