Digadang-gadang Gantikan Anies, Wagub Riza: Terlalu Dini Pikirkan Pilkada 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 05 Januari 2022
Digadang-gadang Gantikan Anies, Wagub Riza: Terlalu Dini Pikirkan Pilkada 2024

Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria diusulkan oleh Ketua Pembina DPD Partai Gerindra, Mohamad Taufik sebagai calon gubernur pada Pilgub DKI 2024.

Terkait hal tersebut, Riza mengaku belum terbesit untuk menggantikan posisi Anies Baswedan sebagai orang nomor satu di Ibu Kota. Sebab, saat ini dirinya masih fokus bekerja menyelesaikan persoalan ibu kota.

Baca Juga

Wagub DKI Larang Warga Buat Kegiatan di Malam Tahun Baru

"Saya kira tugas dan tanggung jawab kita adalah melaksanakan amanah yang ada, Pilkada masih 2024," kata Riza di gedung DPRD DKI, Rabu (5/1).

Terlebih, banyak program kerja yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI 2017-2022 yang belum terlaksana maksimal.

Untuk itu, Ketua DPD Gerindra DKI ini ingin serius dalam membantu Anies menyelesaikan program kerja yang jadi janji kampanye pada Pilkada DKI 2017 lalu bersama Sandiaga Uno.

"Saya ingin bekerja melaksanakan tugas membantu pak gubernur memastikan RPJMD dilaksanakan dengan baik, berhasil, sehingga maju kotanya bahagia warganya," paparnya.

Baca Juga

Wagub DKI Klaim Pengusaha Tidak Keberatan UMP Naik 5 Persen

Riza menegaskan, masih terlalu dini untuk memikirkan pemilihan gubernur (Pilgub) DKI yang masih dua tahun lagi atau dilaksanakan pada 2024 mendatang.

"Enggak usah terlalu jauh kita mikirin Pilkada 2024," cetus mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra DKI Jakarta ini.

Sebagai informasi, masa bakti Anies-Riza di DKI bakal berakhir Oktober 2022. Artinya, keduanya hanya memiliki waktu kurang dari 10 bulan lagi untuk mengebut program kerja Pemprov DKI yang belum terealisasi.

"Kita bekerja memastikan di periode ini RPJMD dan kegiatan strategis daerah, visi misi, program yang dicanangkan bisa berjalan baik," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Wagub DKI Tanggapi Soal Ancaman Banjir Rob saat Formula E

#Wagub DKI Jakarta #Ahmad Riza Patria #Pilkada Dki #Pemilu #Pilpres #Pilpres 2024
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
PAN mengusulkan agar ambang batas pilpres dan parlemen dihapus dalam revisi UU Pemilu.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Bagikan