Di Tengah Ketakpastian Global, Inflasi Februari Tetap Rendah dan Terkendali

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 03 Maret 2020
  Di Tengah Ketakpastian Global, Inflasi Februari Tetap Rendah dan Terkendali

Gedung Bank Indonesia. (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bank Indonesia (BI) merilis inflasi bulan Februai 2020. Berdasarkan data BI meski tengah digempur ketakpastian global akibat wabah virus corona, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap rendah dan terkendali yakni 0.28 persen lebih rendah dari sebelumnya 0.29 persen.

Terkendalinya inflasi tersebut dipengaruhi oleh kelompok inflasi inti yang rendah, kelompok "administered prices" yang kembali mencatat deflasi, serta inflasi "volatile food" yang melambat.

Baca Juga:

Kenali Inflasi dan Dampaknya Bagi Perekenomian Indonesia

"Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan inflasi IHK tercatat tetap rendah 2,98 persen (yoy), meskipun sedikit meningkat dibandingkan dengan inflasi Januari 2020 sebesar 2,68 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/3).

Stabilnya harga kebutuhan pokok mempengaruhi inflasi bulan Februari
Harga kebutuhan pokok pengaruhi inflasi bulan Februari (Foto: antaranews)

Ke depan, kata Onny, BI akan terus konsisten menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, guna memastikan inflasi 2020 tetap rendah dan stabil dalam sasarannya sebesar 3,0 persen plus minus 1 persen.

Dijelaskan, inflasi inti menurun sehingga mendukung terjaganya inflasi. Inflasi inti tercatat 0,14 persen (mtm), sedikit menurun dari inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,19 persen (mtm). Secara tahunan, inflasi inti tercatat 2,76 persen (yoy), sedikit menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 2,88 persen (yoy).

Inflasi inti yang tetap terkendali tidak terlepas dari konsistensi kebijakan BI dalam mengarahkan ekspektasi inflasi, termasuk dalam menjaga pergerakan nilai tukar sesuai fundamentalnya.

Sementara kelompok "administered prices" kembali mencatat deflasi. Kelompok administered prices mengalami deflasi 0,11 persen (mtm), melanjutkan perkembangan deflasi pada bulan sebelumnya sebesar 0,28 persen (mtm).

Perkembangan deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga tarif angkutan udara dan Bahan Bakar Khusus, sedangkan harga rokok kretek filter, rokok putih, dan Bahan Bakar Rumah Tangga (BBRT) meningkat.

Secara tahunan, komponen "administered prices" mencatat inflasi 0,54 persen (yoy), sedikit menurun dibandingkan dengan inflasi "administered prices" pada bulan sebelumnya sebesar 0,64 persen (yoy).

Onny Widjanarko sebagaimana dilansir Antara, mengatakan Inflasi "volatile food" menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi kelompok "volatile food" tercatat 1,27 persen (mtm), melambat dibandingkan dengan inflasi Januari 2020 sebesar 1,93 persen (mtm).

Baca Juga:

Sri Mulyani Optimis Inflasi Terjaga Meski Cukai Rokok Naik 23 Persen

Namun demikian, perkembangan inflasi "volatile food" ini lebih tinggi dari rata-rata lima tahun terakhir yang tercatat deflasi 0,76 persen (mtm), antara lain disebabkan oleh gangguan pasokan pangan akibat kondisi cuaca yang kurang menguntungkan.

Beberapa komoditas "volatile food" yang mencatat kenaikan harga antara lain bawang putih, aneka cabai, dan minyak goreng. Secara tahunan, inflasi kelompok "volatile food" tercatat 6,68 persen (yoy), meningkat dari inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,13 persen (yoy).(*)

Baca Juga:

Seiring Dirilisnya Data Inflasi Mei, Kurs Rupiah Menguat

#Inflasi #Bank Indonesia #Virus Corona #Harga Bahan Pokok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Purbaya Tegaskan Bisa Kerja Bareng Destry Damayanti
Kinerja calon tunggal Gubernur BI Destry Damayanti bagus, apalagi keduanya juga sempat bekerja sama ketika Menkeu Purbaya menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
 Purbaya Tegaskan Bisa Kerja Bareng  Destry Damayanti
Indonesia
7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan
Pengalaman panjang Destry di dalam BI justru menjadi alasan publik perlu melihat lebih jauh gagasan baru yang ditawarkannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan
Indonesia
Surpres Destry Damayanti Sudah Masuk, Komisi XI DPR Segera Proses Calon Gubernur BI
Komisi XI DPR segera memproses pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Supres tersebut sudah masuk ke DPR.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Surpres Destry Damayanti Sudah Masuk, Komisi XI DPR Segera Proses Calon Gubernur BI
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Indonesia
Destry Damayanti Masuk Tahap Penentuan Gubernur BI Definitif
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pengajuan nama Destry merupakan bagian dari tiga surat Presiden yang disampaikan pemerintah kepada DPR pada Senin (10/8).
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Destry Damayanti Masuk Tahap Penentuan Gubernur BI Definitif
Indonesia
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Surat tersebut sudah dikirim ke DPR.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Kirim Surat ke DPR, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
Indonesia
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta secara keseluruhan pada tahun 2026 berada pada tren positif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Cadangan Devisa Masih Dalam Tren Penurunan
BI juga terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Cadangan Devisa Masih Dalam Tren Penurunan
Bagikan