7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
7 Tahun di BI, Destry Damayanti Dinilai Belum Miliki Terobosan

Destry Damayanti jadi Gubernur BI sementara gantikan Perry Warjiyo. Foto: Dok. ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI untuk mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI secara definitif.

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai pencalonan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) perlu diuji dari sisi kapasitas menghadirkan terobosan kebijakan baru. Khususnya dalam menghadapi tekanan terhadap Rupiah.

Menurut Achmad, pengalaman panjang Destry di dalam BI justru menjadi alasan publik perlu melihat lebih jauh gagasan baru yang ditawarkannya.

Indonesia tidak sedang memilih administrator untuk menjaga rutinitas. Indonesia membutuhkan gubernur yang memiliki keberanian intelektual, daya cipta kebijakan, dan rekam kepemimpinan transformatif,

kata Achmad dalam keterangannya, Senin (10/8).

Baca juga:

Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia

Ia menilai Destry selama sekitar tujuh tahun telah berada di pusat pengambilan keputusan moneter, stabilisasi rupiah, pengelolaan likuiditas, dan pendalaman pasar keuangan. Namun, belum terlihat formula kebijakan yang benar-benar dapat dikenali sebagai terobosan personal Destry untuk mengubah persepsi investor terhadap Indonesia.

Achmad menyoroti respons BI terhadap tekanan rupiah yang selama ini masih banyak bertumpu pada instrumen seperti intervensi pasar spot, DNDF, NDF, kenaikan suku bunga, serta peningkatan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Instrumen tersebut diperlukan, tetapi belum membentuk strategi baru yang mampu mengubah persepsi investor secara mendasar,

ujarnya.

Ia juga menilai tingginya imbal hasil instrumen keuangan belum otomatis meningkatkan kepercayaan investor. Investor, tidak hanya mempertimbangkan selisih bunga, tetapi juga melihat kredibilitas fiskal, konsistensi regulasi, transparansi pasar keuangan, kepastian hukum, dan independensi bank sentral.

Achmad mempertanyakan apakah Destry mampu membawa pendekatan berbeda jika nantinya resmi memimpin BI.

Jika ia mempunyai formula baru untuk memperkuat rupiah, mengapa formula itu belum terlihat sebagai bagian yang dapat dikenali dari kebijakan BI?

katanya.

Achmad menegaskan kritik tersebut bukan berarti mengabaikan capaian BI dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah inovasi seperti QRIS, BI-FAST, pembayaran lintas negara, penggunaan mata uang lokal, dan berbagai instrumen makroprudensial.

Namun, menurut dia, capaian kelembagaan pada era Perry Warjiyo tidak otomatis dapat dianggap sebagai bukti kepemimpinan personal Destry. Tantangan utama gubernur BI berikutnya bukan sekadar mempertahankan kebijakan yang sudah berjalan, melainkan menghasilkan arsitektur kebijakan baru untuk menghadapi tekanan rupiah dan menjaga kepercayaan investor. (*)

#Bank Indonesia #Gubernur Bank Indonesia #Destry Damayanti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
67 Juta Orang Indonesia Sudah Pakai QRIS Buat Transaksi
BI menargetkan jumlah pengguna QRIS mencapai 69,32 juta pada akhir tahun ini atau tumbuh sebesar 20,26 persen secara tahunan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
67 Juta Orang Indonesia Sudah Pakai QRIS Buat Transaksi
Indonesia
Utang BLBI Lunas, para Obligor Tetap Dikejar
Tugas penagihan kewajiban itu akan dialihkan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN).
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Utang BLBI Lunas, para Obligor Tetap Dikejar
Indonesia
Utang BLBI 30 Dekade ke BI Lunas, Kemenkeu Ambil Alih Tugas Satgas Tagih Aset Obligor
Pemerintah resmi melunasi utang BLBI Rp218,3 T ke BI setelah 30 tahun. Hak tagih dan penyitaan aset obligor nakal diambil alih Kemenkeu!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Utang BLBI 30 Dekade ke BI Lunas, Kemenkeu Ambil Alih Tugas Satgas Tagih Aset Obligor
Indonesia
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Perkembangan ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh aliran masuk pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Utang Luar Negeri Kembali Naik, Per Juli 2026 Capai USD 454,8 Miliar
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR Tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI
Ketua DPR Puan Maharani bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 01 September 2026
Rapat Paripurna DPR Tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI
Indonesia
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Dengan rekam jejak internasional di IMF dan pengalaman panjang di BI, Aida S Budiman diharapkan mampu menjaga stabilitas moneter Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Indonesia
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia
Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031. Ia menjadi perempuan pertama yang memimpin BI sejak 1953.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Pimpin Bank Indonesia
Indonesia
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, DPR RI Tetapkan 2 Deputi untuk Periode Baru
DPR RI menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2030. Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro juga ditetapkan sebagai Deputi BI.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, DPR RI Tetapkan 2 Deputi untuk Periode Baru
Indonesia
Destry Damayanti Telah Disetujui DPR Jadi Gubernur BI, Ini Tim Anyar Pimpinan BI
Komisi XI DPR RI telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) selama dua hari berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Destry Damayanti Telah Disetujui DPR Jadi Gubernur BI, Ini Tim Anyar Pimpinan BI
Berita Foto
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Bagikan