Di Museum NU, Risma Temui Ketua dan Tokoh Nahdlatul Ulama
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kanan) saat kunjungan ke Museum NU. (MP/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba datang di Museum NU di Jalan Gayungsari, Surabaya, Senin (8/1).
Saat dimintai keterangan, Risma menolak jika kedatangganya dikaitkan dengan Pilgub Jawa Timur.
“Endak ada hubungannya dengan Pilgub. Aku ini ke sini mau ketemu sama Mas Muhibbin (Ketua PCNU Surabaya Muhibbin Zuhri). Ngomong soal bagaimana menyejahterakan NU,” kata Risma.
Risma juga memastikan berulang kali bahwa dirinya tetap bersih kukuh pada sikap politiknya, yakni menolak maju Pilgub Jawa Timur.
Kehadiran Risma sendiri, selain disambut Muhibbin juga disambut oleh salah satu tokoh NU di Jawa Timur, Choirul Anam (Cak Anam).
Dari pantauan merahputih.com, mereka memang tak membicarakan masalah Pilgub atau pun politik yang terjadi saat ini.
Mereka lebih banyak berbicara tentang benda-benda pusaka peninggalan leluhur Risma yang disimpan di Musem NU. Di antaranya ada pusaka Telur Bledek.
“Di sini memang ada pusaka peninggalan mbah saya, kalau enggak salah namanya Tombak Totok, terus Telur Bledek. Katanya dulu bisa bergerak sendiri saat musuh datang," kenang Risma.
"Mbahku itu kan ikut berjuang. Beliau juga salah satu pendiri NU di Madiun. Makamnya ada di lereng Lawu,” lanjutnya. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Warga Surabaya Tolak Risma Jadi Cawagub Jatim
Bagikan
A. Haris Budiawan/Budi Lentera
Berita Terkait
Menag Tegaskan Pemerintah tak Campuri Penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU
PBNU Pastikan Keputusan Pleno Final, Ini Amanat Prof Nuh untuk Pj Ketum Zulfa Mustofa
Zulfa Mustofa Resmi Jabat Pj Ketum PBNU, Serukan Khidmah dan Kekompakan Organisasi
Redakan Konflik Internal PBNU, Zulfa Mustofa Tawarkan Pertemuan dengan Gus Yahya
Soal Isu Perebutan Kekuasaan di PBNU, Menag: Pemerintah tak Terlibat dalam Urusan Internal
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
PBNU Minta Kader tak Gampang Percaya soal Surat Pemecatan Ketum Gus Yahya
Mahfud MD Ungkap Akar Kisruh PBNU, Mulai dari Undangan Tokoh Israel hingga Isu Tambang
Dukung Gagasan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, PBNU Soroti Jasa Besar dalam Pembangunan Ekonomi
Anak Gus Dur Tegaskan Muktamar Luar Biasa Hanya akan Memecah Belah NU