Di Belitung, Pulau Kosong pun Menarik

 Irene Gianov Irene Gianov - Sabtu, 22 April 2017
Di Belitung, Pulau Kosong pun Menarik

Pemandangan indah di Pulau Leebong (Foto: Website Leebong Island)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mendaki gunung, menembus hutan, menjejaki pasir, hingga menyelami lautan—siapa pun pasti setuju kalau Indonesia memiliki alam yang luar biasa indah. Euforia masyarakat pun kian meningkat untuk berwisata ke berbagai lokasi di Tanah Air.

Tak terkecuali Pulau Belitung. Satu dari dua pulau utama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini juga menjadi destinasi prioritas wisatawan. Dulu ramai di akhir pekan, kini Pulau Belitung laris manis setiap hari.

"Transportasi bus dan minibus meningkat. Per hari bisa lima sampai tujuh bus 29 seat, atau sekitar 300-500 orang. Penerbangan juga sudah banyak, 12 flight, sehingga peluang masyarakat untuk datang jadi lebih besar. Bandaranya (Bandar Udara H.A.S. Hanandjoeddin -red.) pun sudah internasional, ada penerbangan langsung ke Malaysia," Agus Pahlevi, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia, menjelaskan.

Jika sebelumnya wisatawan hanya tahu wisata "Laskar Pelangi" dan bahari, sekarang ada banyak wisata baru yang ditawarkan. Mulai dari caving (telusur goa), kayaking, trekking, animals watching, ke kebun lada, air terjun, perbukitan, sampai camping. Bisa pula digabungkan, misalnya wisata "Laskar Pelangi" dan wisata baru tersebut.

Di sekitar Pulau Belitung, ada pulau-pulau lain yang bisa dikunjungi, seperti Pulau Leebong, Pulau Pasir, dan Pulau Bintang. Tapi, hanya Pulau Leebong yang sudah diisi dengan fasilitas lengkap.

"Sebenarnya di utara ada juga yang bisa dikunjungi, misalnya Pulau Mercusuar. Tapi fasilitas di sana masih pinjam punya pemerintah. Pulau-pulau lainnya masih pulau kosong. Baru Leebong saja yang punya fasilitas lengkap, seperti penginapan, rumah kayu, restoran, dan gazebo. Jetski, banana boat, dan sepeda juga ada. Kamar bilas pun banyak dan bersih," ujar Agus.

Saat air surut, wisatawan dapat 'melompat' ke beberapa pulau di sekitar Leebong, seperti Pulau Pasir dan Pulau Bintang. Pemandangan dari kedua pulau tersebut sangat indah. Bermain dengan pasir putih yang lembut, berfoto bersama bintang laut, serta snorkeling dapat menjadi aktivitas alternatif yang wisatawan lakukan di 'pulau kosong' tersebut.

Pulau Bintang dapat dicapai sejauh sepuluh menit dengan perahu dari Pulau Leebong, Pulau Bintang ke Pulau Pasir tiga puluh menit, dan Pulau Pasir ke Pulau Leebong lima belas menit. Namun, pulau-pulau tersebut tidak tampak saat air pasang.

Wisata Belitung masih terus dikembangkan agar dapat mengimbangi harapan wisatawan yang datang berkunjung.

Baca artikel lainnya terkait Pulau Leebong di sini: Rumah Pohon Pulau Leebong Incaran Turis di Belitung.

#Wisata #Wisatawan #Wisata Pantai #Wisata Alam #Wisata Air #Belitung #Pulau Belitung #Wisata Belitung #Bangka Belitung
Bagikan
Ditulis Oleh

Irene Gianov

Love Indonesia

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo
Kementerian Perhubungan juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kecelakaan kapal tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Bagikan