Dewan PSI Kritik Larangan Ondel-Ondel tanpa Adanya Solusi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Dewan PSI Kritik Larangan Ondel-Ondel tanpa Adanya Solusi

Ilustrasi (Pemprov DKI Jakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Kevin Wu mengkritik langkah Gubernur Pramono Anung yang melarang ondel-ondel dimainkan di jalanan. Menurutnya, larangan tersebut berpotensi menghambat perkembangan budaya Betawi yang salah satunya terwujud dalam seni ondel-ondel di Jakarta.

Oleh karena itu, ia mendorong agar Pemerintah DKI mengimbangi larangan itu dengan kebijakan-kebijakan lainnya yang bisa membantu seni ondel-ondel beserta para pelakunya.

"Dalam sejarahnya, seni itu tidak bisa maju kalau hanya diatur-atur tanpa diberikan ruang untuk bergerak dan berkembang. Oleh karena itu, melarang ondel-ondel untuk tayang di jalanan saja tidak cukup kalau Mas Pram berniat untuk membawa budaya Betawi naik kelas," katanya.

Seiring dengan itu, Pemprov DKI harus mendorong kebijakan lainnya yang bisa membantu ondel-ondel ini dan pelaku-pelakunya untuk terus berseni di tengah-tengah masyarakat. "Tanpa hal itu, tujuan Mas Pram untuk membawa ondel-ondel naik kelas hanya akan menenggelamkan seni tersebut," ucapnya.

Baca juga:

DPRD Minta CFD Diperluas, Ingin Ondel-Ondel dan Tanjidor Jadi Bintang Baru Saat HBKB



Ada beberapa usul yang diberikan Kevin bagi Pemprov DKI untuk menghidupi dan mengembangkan seni ondel-ondel. Salah satunya yakni dengan memastikan jasanya tetap terpakai karena ini juga menyangkut penghidupan para pelaku seninya. "Para pelaku seni ini juga manusia. Mereka butuh penghasilan, mereka juga perlu mencari makanan bagi dirinya sendiri beserta keluarganya," urainya.

Oleh karena itu, Pemprov DKI harus bisa menjamin setelah larangan tersebut diterapkan, para seniman ondel-ondel masih bisa berkarya. Pemprov DKI perlu memprioritaskan bahwa dalam acara-acara yang diselenggarakan, para seniman tradisional Betawi, termasuk ondel-ondel, dilibatkan. "Pemprov DKI juga bisa mengadakan kerja sama-kerja sama dengan pihak-pihak swasta, terutama di bidang perhotelan untuk mempromosikan seni ondel-ondel," terusnya.

Tidak hanya itu, Kevin juga mendorong agar Pemprov DKI Jakarta memberikan dorongan berupa pelatihan dan bantuan pendidikan kepada para pelaku seni ondel-ondel. "Ketika satu pintu ditutup, perlu ada pintu lainnya yang dibuka. Sesudah ondel-ondel ini dilarang main di jalanan, harus ada kompensasi yang diberikan kepada komunitas senimannya, seperti pelatihan dan bantuan pendidikan untuk terus mengembangkan karyanya," ujarnya.

Menurut dia, di Jakarta memiliki kampus kesenian yakni Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Harusnya Pemprov DKI bisa mengadakan suatu kerja sama antara kampus seni kebanggaan warga Jakarta dengan komunitas ondel-ondel.

"Supaya gimana caranya kesenian tersebut bisa terus dikembangkan. Syukur-syukur kalau di masa depan ondel-ondel bisa menjadi seni kelas dunia juga," tutupnya.(asp)

Baca juga:

Ketua DPRD DKI Puji Sikap Pramono Larang Ondel-Ondel untuk Ngemen, Menyebut sebagai Perendahan Budaya Betawi

#DPRD DKI Jakarta #Pramono Anung #Ondel-Ondel
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Program ini telah berlangsung sejak tahun lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Indonesia
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Pramono membawa suara kawasan ESEAO ke panggung internasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pramono Anung Pimpin C40 Cities, Jakarta Siap Guncang Dunia Lewat Revolusi Iklim Global
Indonesia
Pramono Perpanjang LRT Jakarta ke Dukuh Atas, Jakpro Ungkap Dampak Ekonominya
LRT Jakarta akan diperpanjang hingga Dukuh Atas. Jakpro pun mendukung rencana tersebut, yang bisa berdampak pada ekonomi.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Pramono Perpanjang LRT Jakarta ke Dukuh Atas, Jakpro Ungkap Dampak Ekonominya
Indonesia
Pramono Anung Berangkat Haji, Rano Karno Pimpin Jakarta Sementara
Gubernur Jakarta Pramono Anung bertolak ke Arab Saudi untuk ibadah haji hingga 1 Juni 2026. Selama itu, pemerintahan DKI dipimpin sementara oleh Rano Karno.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Pramono Anung Berangkat Haji, Rano Karno Pimpin Jakarta Sementara
Indonesia
Gubernur Pramono Tindak Tegas Ordal Jual Beli Kartu Layanan Gratis Transportasi Jakarta
Program itu hanya diperuntukkan bagi 15 golongan masyarakat agar bisa mengakses transportasi umum di Jakarta secara gratis.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Gubernur Pramono Tindak Tegas Ordal Jual Beli Kartu Layanan Gratis Transportasi Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Lantik 884 Pejabat, Ingatkan Gerak Cepat Antisipasi Perubahan di Tengah Gejolak Global
Kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial, harus tetap menjadi prioritas utama.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Gubernur Pramono Lantik 884 Pejabat, Ingatkan Gerak Cepat Antisipasi Perubahan di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Pramono Dukung PP Tunas, Anak di Bawah 16 Tahun Bakal Dibatasi Akses Medsos
Gubernur DKI mendukung penerapan PP Tunas untuk melindungi anak di ruang digital. Pemerintah juga mendorong pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Pramono Dukung PP Tunas, Anak di Bawah 16 Tahun Bakal Dibatasi Akses Medsos
Indonesia
Pramono Larang Jual Hewan Kurban di Trotoar Jakarta, Pastikan Stok Sapi dan Kambing Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang penjualan hewan kurban di trotoar dan ruang publik jelang Idul Adha 2026. Stok sapi dan kambing dipastikan aman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Pramono Larang Jual Hewan Kurban di Trotoar Jakarta, Pastikan Stok Sapi dan Kambing Aman
Indonesia
Pengurangan Dana Bagi Hasil untuk Jakarta Berlanjut hingga 2027
Pemprov DKI dan DPRD Jakarta tetap optimistis hal tersebut tak mengganggu layanan kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Pengurangan Dana Bagi Hasil untuk Jakarta Berlanjut hingga 2027
Indonesia
Taman Puring Bakal jadi Ruang Ramah Disabilitas, Ditetapkan sebagai Prioritas Pemprov DKI
Pramono langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera memprioritaskan pembangunan taman ini.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Taman Puring Bakal jadi Ruang Ramah Disabilitas, Ditetapkan sebagai Prioritas Pemprov DKI
Bagikan