Desmond Minta Maaf ke PDIP atas Pernyataannya Terkait Sukarno
Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J. Mahesa. (ANTARA/Melalusa Susthira K.)
MerahPutih.com - Sejumlah kader dan simpatisan PDI Perjuangan (PDIP) menggeruduk Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa saat makan siang di sela kunjungan kerja di Purworejo, Jawa Tengah.
Mereka tak terima atas pernyataan Desmond yang menyebut permintaan PDIP agar negara meminta maaf kepada Presiden pertama RI Sukarno mengada-ada dan muncul atas kemauan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Saat menggeruduk Desmond, para kader dan simpatisan PDIP mendesak Desmond untuk meminta maaf. Politikus Partai Gerindra itu akhirnya meminta maaf kepada keluarga besar partai berlogo banteng moncong putih.
Baca Juga:
Bersyukur M Taufik Keluar dari Gerindra, Desmond: Dia Tidak Ada Prestasinya
"Saya meminta maaf atas tidak berkenannya atas statement saya, yang sepenuhnya bukan statement saya," kata Desmond dalam video yang diterima awak media, Jumat (11/11).
Desmond mengklaim, pernyataannya salah ditafsirkan oleh media. Ia pun meminta maaf apabila pernyataannya membuat keluarga besar PDIP kecewa.
"Itu adalah output dari tulisan wartawan. Maka kesalahan-kesalahan yang membuat keluarga besar PDIP kecewa, saya memohon maaf," ujarnya.
Baca Juga:
Desmond Klaim M Taufik Tidak Berguna di Gerindra
Desmond sebelumnya mengatakan bahwa permintaan PDIP agar negara meminta maaf kepada Presiden Sukarno buntut TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 terlalu mengada-ada.
Permintaan itu, menurut Desmond, muncul karena pemerintah saat ini merupakan bagian dari keluarga Sukarno. Pasalnya, kata dia, Jokowi merupakan petugas partai yang dipimpin putri Presiden pertama RI tersebut. (Pon)
Baca Juga:
Desmond Gerindra Usir Ketua Komnas Perempuan
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP