Desa Singapadu, Kekuatan di Balik Topeng Bali

Asty TCAsty TC - Jumat, 11 Agustus 2017
Desa Singapadu, Kekuatan di Balik Topeng Bali

Seniman menampilkan tari kreasi Barong Api saat pembukaan pameran topeng Singapadu di Bentara Budaya Bali, Minggu (6/8) malam. (Foto: ANTARA/Fikri Yusuf)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERUS berjaya di lintas zaman, kreasi dan tradisi masyarakat Desa Singapadu ini layak untuk diangkat. Keberadaan topeng Singapadu yang tersohor sejak awal abad ke-18 menjadi salah satu kebanggaan Bali dan Indonesia.

Generasi pertama penciptanya adalah I Dewa Agung Api dari Puri Singapadu. Ia merupakan putra dari Dewa Agung Anom, atau kerap dikenal sebagai Sri Aji Wirya Sirikan, Raja atau Dalem Sukawati asal Klungkung.

Sebagai sumbernya seniman topeng, Desa Singapadu tidak lepas pula dari seni pertunjukan dramatari "Barong Ket" dan "Topeng". Barong Ket, dengan lakon Kunti Sraya, sering kali disebut Barong Kunti Sraya, menceritakan pertarungan antara kekuatan baik (Barong Keket) dan jahat (Rangda).

Dramatari ini diciptakan tahun 1948 oleh tiga serangkai, yakni Ida Cokorda Oka, I Wayan Geria, dan I Made Kredek. Pamaksan Banjar Sengguan mementaskannya pertama kali di Jaba Pura Desa Singapadu. Pementasan ini lebih dikenal wisatawan mancanegara dengan sebutan "Barong and Keris Dance".

Sementara itu, kisah I Dewa Agung Api, atau disebut juga Cokorda Agung Api, dihadirkan dalam sebuah tari kreasi "Barong Api". Tarian ini mengisahkan bagaimana sang pelopor Topeng Singapadu terinspirasi membuat Barong Ket dari kilauan cahaya matahari.

Hingga awal tahun 1960-an, Desa Singapadu yang berlokasi di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini menjadi satu-satunya daerah di Bali yang memiliki pertunjukan Barong rutin untuk wisatawan. Hampir setiap banjar di lingkungan Desa Singapadu memiliki barong, yang menandakan masih tetap eksisnya dramatari Barong Ket. Kini, generasi penari barong masih terus berlanjut.

Keunggulan Desa Singapadu ini dibawa dalam sebuah pameran bertajuk "Singapadu: The Power Behind the Mask" di Bentara Budaya Bali, Gianyar. Tari Barong Api menjadi pembuka acara pameran retrospektif ini pada Minggu (6/8). Pameran masih akan berlangsung hingga Minggu (13/8) mendatang. Selain berbagai ragam topeng klasik, baik berbentuk barong (bebarongan) atau dramatari (patopengan), pameran ini juga menghadirkan topeng-topeng modern dan kontemporer karya sejumlah seniman muda. (*)

Baca juga artikel seni budaya lainnya di sini: Festival Lima Gunung Bangkitkan Komunitas "Ndeso"

#Bali #Tari Bali #Wisata Bali #Agenda Seni Budaya #Seni Dan Budaya #Pameran Seni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Asty TC

orang Jawa bersuara alto
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Bagikan