Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke
Ilustrasi, terduga teroris (Foto dok ANTARA)
MerahPutih.com - Sejumlah terduga teroris ditangkap di Merauke terindikasi masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Pelaku diduga hendak menargetkan objek vital di kawasan tersebut.
Mereka menyamar dan beraktivitas sebagai pekerja di berbagai sektor selama berada di Merauke.
"Profesi mereka ada yang jadi buruh, ada yang jadi tukang, kebanyakan mereka terlibat kegiatan keagamaan," kata Kapolda Papua Irjen Fakhiri kepada wartawan yang dikutip, Senin (31/5).
Baca Juga:
Para terduga teroris itu sebelumnya ditangkap terkait kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu.
"Kesepuluh (bertambah menjadi 11) teroris itu diamankan sejak Jumat (28/5) dan dijadwalkan Rabu (2/6) diterbangkan ke Jayapura," kata Fakhiri.
Polisi masih terus mendalami penangkap terduga teroris ini karena ada laporan kelompok tersebut sudah membaiat anggota baru.
"Kita tunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Densus 88," kata dia.
Para terduga teroris itu, katanya, memang sering ke Makassar dan ada yang terkait kasus bom bunuh diri.
Baca Juga:
Densus Masih Proses Munarman untuk Selesaikan Kasus Dugaan Terorisme
Sebanyak 10 teroris yang diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Dan dari 10 orang ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).
Mereka diamankan karena terindikasi hendak melakukan bom bunuh diri di sejumlah gereja di sekitar Merauke.
"Saat diamankan, Densus 88 juga mengamankan berbagai barang bukti seperti aneka senjata tajam dan senjata api," kata Fakhiri seraya menambahkan ada laporan kelompok itu sudah membaiat sehingga masih terus didalami. (Knu)
Baca Juga:
Densus 88 Masih Dalami Keterkaitan Munarman dengan Jaringan Teroris
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa