DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah

Mari Elka Pangestu ekonom yang masuk Kabinet Merah Putih, pemerintahan Prabowo-Gibran. Foto Youtube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi sebagai respons utama menghadapi peningkatan ketidakpastian ekonomi global.

Hal itu ia sampaikan seusai mengikuti rapat koordinasi bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks parlemen aenayan, Jakarta, Senin (29/6).

"Kami sebagai Dewan Ekonomi Nasional (DEN) diundang Pak Dasco ke DPR untuk memberi paparan terkait dengan keadaan ekonomi terkini maupun bagaimana sebaiknya kita melakukan respons terhadap berbagai perkembangan global maupun domestik," ujar Mari.

Menurut dia, materi yang dipaparkan dalam rapat tersebut merupakan hasil kajian yang sebelumnya juga telah disampaikan kepada Presiden sekitar dua hingga tiga pekan lalu. Dalam pembahasan itu, turut hadir sejumlah lembaga ekonomi, termasuk Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

Baca juga:

Wamenkeu Juda Agung: Fiskal Indonesia Tetap Sehat, Defisit APBN Masih di Bawah 3 Persen


Mari mengatakan seluruh pihak memiliki pandangan yang sama bahwa ketidakpastian global tengah dihadapi hampir semua negara. Oleh karena itu, yang menjadi pembeda yakni kemampuan setiap negara dalam merespons dinamika tersebut secara tepat.

Ia mencontohkan kenaikan harga minyak dunia yang telah memberikan tekanan terhadap inflasi serta memengaruhi daya beli masyarakat. Kondisi tersebut membuat upaya menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek menjadi prioritas pemerintah.

Oleh karena itu, pembahasan juga menitikberatkan pada koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Menurut Mari, sinergi kedua instrumen tersebut diperlukan agar dampak gejolak global terhadap perekonomian nasional dapat diminimalkan.

Di sisi lain, Mari menilai fundamental ekonomi Indonesia masih tergolong kuat. Namun, ia mengingatkan adanya pelemahan nilai tukar rupiah yang relatif lebih besar dibandingkan sejumlah negara lain perlu menjadi perhatian.

Kita juga harus mewaspadai bagaimana menjaga isu confidence dan trust.


 
 Mari Elka Pangestu, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN)


Ia menambahkan kepercayaan pelaku usaha dan investor sangat dipengaruhi konsistensi kebijakan yang ditempuh pemerintah maupun lembaga terkait. Mari berharap forum diskusi antara DPR, pemerintah, dan lembaga ekonomi seperti ini dapat terus dilakukan.

Menurutnya, pertukaran pandangan antarlembaga menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.(Pon)

Baca juga:

IHSG Hari Ini Terjebak Fase Konsolidasi, Ramalan Purbaya Yudhi Sadewa Soal Ekonomi 8 Persen Picu Perdebatan



#Ekonom #Mari Elka Pangestu #Dewan Ekonomi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Paruh ke-2 Tahun 2026, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5 Persen
Sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, perlambatan ekonomi China, menekan perdagangan global dan permintaan komoditas Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Paruh ke-2 Tahun 2026, Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5 Persen
Indonesia
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Ekonom mengingatkan, Rupiah terancam melemah usai Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Indonesia
Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan
Ekonom menilai, mundurnya Perry Warjiyo dari Gubernur BI bisa memicu gejolak kondisi pasar.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Perry Warjiyo Putuskan Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Sebut Rupiah dan Pasar Bisa Tertekan
Indonesia
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Ekonom senior Ichsanuddin Noorsy menilai sekitar 115 UU perlu diubah karena dinilai berpihak pada ekonomi neoliberalisme.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Indonesia
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Penyempurnaan GovTech diarahkan untuk menghadirkan layanan pemerintahan yang semakin terintegrasi dengan dukungan data yang lebih akurat.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Luhut Lapor ke Presiden Prabowo, Sebut GovTech Disempurnakan untuk Percepat Transformasi Digital Pemerintah
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Indonesia
Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis
Ekonom Universitas Brawijaya Noval Adib menilai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih perlu dibarengi model bisnis, tata kelola, dan SDM agar tidak menjadi beban operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis
Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah
Pembahasan juga menitikberatkan pada koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi RI masih Kuat meski Rupiah Melemah
Indonesia
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Ekonom Achmad Nur Hidayat meminta program MBG dihentikan sementara. Ia menyoroti anggaran hingga kasus keracunan.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
MBG Diminta Setop Sementara, Ekonom Soroti Anggaran hingga Kasus Keracunan
Indonesia
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Dewan Ekonomi Nasional menilai ekonomi Indonesia tetap solid dan jauh dari krisis. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,61 persen dan inflasi tercatat 3,08 persen pada 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
DEN Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Solid di Tengah Gejolak Global
Bagikan