Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Ekonom Ingatkan Risiko Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Tanpa Model Bisnis

Arsip - Gedung Koperasi Merah Putih berdiri di Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib, menyoroti program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang tengah menjadi fokus Pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Noval, pembangunan gedung koperasi yang kini mulai dilakukan di berbagai daerah berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila tidak diiringi dengan perencanaan bisnis yang matang.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur fisik semata tidak otomatis membuat koperasi mampu beroperasi secara produktif maupun berkelanjutan.

"Yang terjadi saat ini sejatinya adalah pembangunan gedung-gedung semata. Padahal, setelah gedung selesai dibangun akan muncul berbagai konsekuensi biaya yang tidak bisa dihindari," kata Noval dalam keterangannya dikutip Rabu (1/7).

Baca juga:

Prabowo Pamer Koperasi Merah Putih di Forum APEC, Contoh Konkret Ekonomi Inklusif

Biaya Operasional Dinilai akan Menjadi Tantangan

Noval menjelaskan, setiap bangunan yang telah berdiri akan memunculkan biaya overhead atau biaya operasional tetap yang harus ditanggung secara berkelanjutan.

Biaya tersebut meliputi pembayaran listrik, pemeliharaan bangunan, kebersihan, hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Menurut Noval, seluruh biaya tersebut merupakan committed cost, yakni pengeluaran yang tetap harus dibayar terlepas dari apakah koperasi memperoleh keuntungan atau tidak.

Di sisi lain, dana yang telah digunakan untuk membangun gedung koperasi merupakan sunk cost, yaitu biaya yang sudah dikeluarkan dan tidak dapat dipulihkan maupun dihemat setelah pembangunan selesai.

Begitu gedung selesai dibangun maka otomatis biaya-biaya itu akan muncul. Jika tidak mampu membiayainya, gedung koperasi berisiko menjadi tidak terawat, kotor, bahkan gelap gulita,

Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib.

Keberhasilan Koperasi Ditentukan Model Bisnis

Noval menilai kondisi tersebut dapat menjadi beban baru apabila aktivitas bisnis koperasi belum memiliki arah yang jelas.

Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak ditentukan oleh megahnya bangunan, melainkan oleh kemampuan koperasi menjalankan usaha yang mampu menghasilkan pendapatan secara berkesinambungan.

Karena itu, ia mempertanyakan apakah pemerintah telah memperhitungkan secara matang dampak lanjutan dari pembangunan ribuan gedung Koperasi Desa Merah Putih.

Baca juga:

Latsarmil Dinilai Tak Relevan, Anggota Komisi I DPR Minta Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Difokuskan ke Manajerial

Noval mengingatkan agar fokus pembangunan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur fisik.

Menurutnya, pemerintah juga perlu memastikan kesiapan tata kelola, sumber daya manusia, permodalan, hingga model bisnis yang mampu menopang operasional koperasi dalam jangka panjang.

Noval memungkasi, tanpa fondasi bisnis yang kuat, gedung-gedung Koperasi Desa Merah Putih berpotensi menjadi aset yang justru membebani keuangan koperasi maupun pemerintah. (Asp)

#Ekonom #Koperasi Desa Merah Putih #Koperasi Desa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
KDKMP ditargetkan mulai beroperasi 1 Oktober 2026. Sebanyak 28.891 manajer telah dikontrak dengan gaji Rp6,8 juta hingga Rp8,3 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Manajer KDKMP Mulai Bertugas 1 Oktober 2026, Gajinya Capai Rp 8,3 Juta
Indonesia
Alasan Pemerintah Tempatkan Manajer Koperasi Merah Putih di Luar Daerah Asal
Manajer KDKMP akan mulai menjalankan penempatan sesuai wilayah kerja pada 1 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Alasan Pemerintah Tempatkan Manajer Koperasi Merah Putih di Luar Daerah Asal
Indonesia
Pengangkatan Manajer Koperasi Desa Merah Putih Masih Tahap Finalisasi, Oktober Soft Launching Operasional
Pemerintah mengklaim 17.288 KDKMP telah memiliki bangunan gudang, gerai, dan kelengkapan lainnya berdasarkan data PT Agrinas Pangan Nusantara
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pengangkatan Manajer Koperasi Desa Merah Putih Masih Tahap Finalisasi, Oktober Soft Launching Operasional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Penyaluran Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih Bakal Hemat Anggaran Rp 150 Triliun Per Tahun
Saat ini, pemerintah bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menyiapkan sistem daring yang didasarkan pada data tunggal
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Penyaluran Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih Bakal Hemat Anggaran Rp 150 Triliun Per Tahun
Indonesia
Bukan Cuma Podcast, Menkop Ferry Ungkap Sebenarnya untuk Apa Anggaran Rp 103 Miliar
Menkop Ferry Juliantono menegaskan anggaran Rp 103 miliar bukan khusus untuk podcast, melainkan kebutuhan komunikasi publik Kementerian Koperasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Bukan Cuma Podcast, Menkop Ferry Ungkap Sebenarnya untuk Apa Anggaran Rp 103 Miliar
Indonesia
5 Lokasi Nyeleneh Kopdes Merah Putih yang Bikin Salfok dan Viral di Media Sosial
Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih jadi sorotan karena lokasinya yang nyeleneh, dari tepi pantai hingga pinggir TPU. Cek 5 titik uniknya di sini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 Agustus 2026
5 Lokasi Nyeleneh Kopdes Merah Putih yang Bikin Salfok dan Viral di Media Sosial
Indonesia
6 Lokasi Kopdes Merah Putih yang Unik, Mulai dari di Pinggir Kaki Gunung Sampai di Samping TPU
Presiden Prabowo Subianto meresmikan program kopdes pada 21 Juli 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
6 Lokasi Kopdes Merah Putih yang Unik, Mulai dari di Pinggir Kaki Gunung Sampai di Samping TPU
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut, gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih mencapai Rp16 juta. Cek kebenaran informasinya.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih Capai Rp16 Juta per Bulan
Indonesia
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Produk bersubsidi seperti MinyaKita dan beras tidak boleh diperjualbelikan di luar KDMP.
Frengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Wajibkan Barang-barang Subsidi Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Bagikan