Demokrat Sambut Baik Jika Ada Partai Lain Gabung Koalisi Perubahan
Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.
MerahPutih.com - Partai Demokrat menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dengan Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto pada Rabu (1/2).
Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, partai mendukung dan menyambut baik pertemuan kedua tokoh politik itu.
Baca Juga
Surya Paloh Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet di Pemerintahan Jokowi
“Demokrat mendukung pertemuan ini karena jika ada partai lain yang juga ingin ikut serta dalam Koalisi Perubahan ini, Demokrat akan menyambut baik,” ucap Herzaky kepada wartawan, Rabu (1/2).
Herzaky menegaskan, pada prinsipnya bagi Demokrat, Koalisi Perubahan adalah koalisi yang terbuka. Yang terpenting sesama anggota koalisi memiliki cara pandang dan komitmen yang sama, agar saling menguatkan, bukan saling melemahkan.
“Kami ke depannya juga mungkin saja bersilaturahmi dan berkunjung ke teman-teman Golkar atau parpol-parpol lainnya,” ujarnya.
Apalagi, dia menjelaskan, Koalisi Perubahan merupakan koalisi pertama yang sudah memenuhi ambang batas pencalonan presiden 20 persen dan jelas siapa calon presiden yang bakal diusung. Yakni Anies Baswedan..
Baca Juga
Kata Surya Paloh Terkait Pertemuan 1 Jam 20 Menit dengan Presiden Jokowi
Kalau ada parpol lain yang mungkin masih galau, pihaknya terbuka untuk menerimanya. Yang terpenting, ia menegaskan, parpol yang mau bergabung, harus menerima karakter perubahan dari koalisi ini dan harus bisa menyesuaikan.
Akan tetapi, Herzaky berpesan agar parpol yang ingin bergabung, harus menerima karakter perubahan dari koalisi ini. Bahkan, menurutnya, partai politik itu harus bisa menyesuaikan dinamika koalisi. Sebab, koalisi perubahan sudah satu napas.
"Nasdem dengan prinsip restorasi. PKS dengan semangat perubahan. Begitu juga Demokrat dengan semangat perubahan dan perbaikannya," ujarnya. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi