Surya Paloh Ingin Ketemu Megawati: Kita Kasih Kode Dulu
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh di DPP Golkar, Jakarta, Rabu (1/2). Foto: MP/Asropih
MerahPutih.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Paloh mengatakan pihaknya masih mengatur waktu yang pas atau baik guna melakukan pertemuan dengan Presiden kelima Republik Indonesia itu.
Baca Juga
Isi Pertemuan Surya Paloh dan Airlangga Hartarto di Kantor Golkar
"Saya pikir keinginan untuk itu sih ada saja, tinggal atur aja," ucap Surya Paloh usai bertemu Ketum Golkar, Airlangga Hartarto di Kantor Golkar, Jakarta Barat, Rabu (1/2).
Mantan politisi Golkar itu menuturkan, NasDem akan melakukan komunikasi dengan PDIP terkait rencana itu.
"Kita kasih kode-kode dulu, kita minta barangkali kapan Ibu Mega ada waktu yang baik, ya kan," paparnya.
Baca Juga
Paloh berharap suasana kebatinan maupun penerimaan dari PDIP sama seperti yang dirasakannya kala bersilaturahmi dengan Ketum Golkar hari ini
"Mudah-mudahaan suasana kebatinan sama (antara Mega dan Surya Paloh), harapan penerimaan sama, jadi jelas ada dong, itu intinya," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PDIP Dorong Anggaran MBG Diefisiensikan untuk Dana Darurat Bencana di Daerah
Kaesang Yakin PSI Bisa Rebut Jateng dan Bali dari PDIP, Pengamat Sentil Terlalu Berkhayal dan Bermimpi
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung