Demokrat Komentari Kans Gibran Jadi Cawapres Prabowo
rabowo Subianto bersama Gibran di warung angkringan Omah Semar, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19) pukul 21.15 WIB. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Koalisi pendukung Prabowo Subianto angkat suara soal kans Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres).
Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyebut, peluang Gibran terbuka.
Hanya saja, kata Herman, peluang Gibran tersebut tergantung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi ketentuan batas minimal usia capres dan cawapres yang maju Pilpres 2024.
Baca Juga:
Pengamat Ungkap Demokrat akan Merugi Jika Masuk Kabinet Jokowi
Kans Gibran menjadi bakal cawapres Prabowo makin besar jika MK mengabulkan gugatan pemohon agar batas usia minimal capres dan cawapres diturunkan menjadi 35 tahun.
"Kalau Mas Gibran mungkin saat ini sangat bergantung pada putusan MK," jelas Herman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/10).
Herman mengakui, Partai Demokrat mengusulkan juga Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menjadi bakal cawapres Prabowo.
Namun, Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya keputusan soal bakal cawapres kepada Prabowo.
"Intinya untuk bakal calon wakil presidennya Pak Prabowo diserahkan sepenuhnya kepada Pak Prabowo," pungkas dia.
Baca Juga:
Puan Soal Demokrat Masuk Kabinet: Hak Prerogatif Jokowi
Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membeberkan empat nama bakal cawapres Prabowo yang menguat di KIM.
Keempat nama itu, yakni Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
"Bagi Partai Demokrat, Bapak Prabowolah yang akan memutuskan siapa cawapresnya nanti," jelas Herzaki. (Knu)
Baca Juga:
Diisukan Masuk Kabinet Indonesia Maju, Demokrat Tak Ingin Berandai-andai
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
HUT 18 Tahun Gerindra Pilih Tema "Kompak, Bergerak, Berdampak", Apa Maknanya?
Parpol Wajib Tahu, Catat Titik-Titik Steril Atribut Politik di Jakarta!
Aturan Baru, Pemasangan Atribut Parpol di Ruang Publik Jakarta Maksimal 6 Hari
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi