Kesehatan

Demensia, Lalu harus Bagaimana?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 24 September 2022
Demensia, Lalu harus Bagaimana?

Penyakit ini bisa berkembang seiring berjalannya waktu dan memengaruhi beberapa fungsi otak. (Foto: Unsplash/Steven HWG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALZHEIMER merupakan penyakit otak penyebab penurunan daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku. Penyakit ini bisa berkembang seiring berjalannya waktu dan memengaruhi beberapa fungsi otak.

Dalam rangka memeringati bulan Alzheimer Sedunia 2022, Alzheimer Indonesia mendorong masyarakat dan pemerintah untuk memberikan perawatan pascadiagnosis yang sangat diperlukan oleh Orang Dengan Demensia (ODD). Bulan Alzheimer Sedunia yang diperingati setiap September adalah kampanye tahunan untuk meningkatkan kesadaran tentang Alzheimer dan menentang stigma yang ada di sekitarnya.

"Sebenarnya untuk mencegah sejak dini perlu melakukan gaya hidup sehat. Akan ada banyak penyakit ketika kita tidak menjaga gaya hidup sehat. Isi otak kita dengan hal-hal yang menyenangkan agar tidak stres," kata Executive Director Yayasan Alzheimer Indonesia (ALZI) Michael Dirk Roelof Maitimoe, M.Psi, dalam acara webinar bertajuk Dementia, What’s Next, Sabtu (24/9).

Baca juga:

Jangan Remehkan Gejala Awal Demensia

Demensia, Lalu harus Bagaimana?
ODD tetap membutuhkan dukungan dari keluarga. (Foto: Unsplash/Jeremy Wong)

"Tidak sedikit anggota keluarga menjadi frustasi hingga stres berat (burnout) karena kurangnya pemahaman tentang bagaimana menghadapi kondisi ODD," lanjutnya.

Michael menjelaskan langkah-langkah paling utama dapat dilakukan setelah pasien terdiagnosis demensia dengan membekali keluarga pengetahuan seputar demensia, mengatur nutrisi dikonsumsi ODD, hingga melakukan aktivitas fisik.

Webinar kali ini juga membantu para caregiver menjalani fase-fase perawatan ODD karena membahas tentang berbagai tantangan dan solusi praktis yang dapat dilakukan oleh anggota keluarga.

"Intinya adalah bagaimana keluarga mendukung satu sama lain. Namun ada beberapa situasi membuat keluarga sulit merawat ODD. Tetap konsisten mencari ilmu melalui wadah sesama caregiver dan tenaga kesehatan," ujarnya.

Baca juga:

Hindari Risiko Demensia dengan Bermimpi

Demensia, Lalu harus Bagaimana?
Pembicara pada Konferensi Pers ALZI. (Foto: ALZI)


ALZI memiliki layanan Navigasi Perawatan nan dikenal dengan NARAZI sejak 2020 berupa konsultasi daring selama satu jam untuk membantu keluarga dalam menavigasikan The Journey of Caring ODD bersama Care Navigator dari ALZI dengan Dokter Umum, Spesialis Saraf, Psikiater, Geriatri, juga Ahli Gizi, Psikolog, Fisioterapis.

Di sisi lain, Guru Besar Bidang Neurologi FKIK Atma Jaya dan Pembina Alzheimer Indonesia Yuda Turana menjelaskan, layanan ODD di rumah sakit bukan hanya sebatas memastikan diagnosis, namun yang terpenting juga peningkatan kompetensi keluarga dan peningkatan kualitas hidup ODD.

"Tugas seorang dokter juga menghubungkan pasien dan keluarga dengan support system terkait demensia, misalnya Alzheimer Indonesia (ALZI)," ujar Yuda.

Selain para ahli, juga ada William Buntoro yang hadir untuk berbagai pengalaman sebagai ODD. William terdiagnosis demensia tahap sedang pada 2018 silam.

Menurut William sebagai ODD, selain harus mengonsumsi obat secara rutin, dukungan keluarga dan komunitas juga penting, sehingga hidup tetap optimistis.

"Keluarga memperkenalkan saya ke komunitas ALZI. Sejak bergabung, saya menjadi lebih termotivasi dan bersemangat karena masih dihargai dan diberikan kesempatan untuk berkarya," tutup William. (and)

Baca juga:

Penelitian: Makan Kari Bisa Bantu Cegah Demensia

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Berita Foto
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
President Director Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus memberikan pemaparan dalam peluncuran Express Discharge di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 12 November 2025
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan
Indonesia
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Pemerintah akan memutihkan tunggakan 23 juta peserta BPJS Kesehatan mulai akhir 2025.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Cak Imin Imbau Penunggak Iuran BPJS Kesehatan Daftar Ulang Biar Bisa Diputihkan
Indonesia
23 Juta Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Dihapuskan, Ini Syarat Penerimanya
Program penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan ini akan dimulai pada akhir 2025
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
23 Juta Tunggakan Peserta BPJS Kesehatan Dihapuskan, Ini Syarat Penerimanya
Lifestyle
Trik Dokter Jaga Imun: Vitamin, Hidrasi & Tidur Lawan Penyakit Cuaca Ekstrem
Selain mengonsumsi nutrisi seimbang, dokter juga mengingatkan pentingnya memastikan tubuh selalu terhidrasi secara cukup selama cuaca ekstrem
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Trik Dokter Jaga Imun: Vitamin, Hidrasi & Tidur Lawan Penyakit Cuaca Ekstrem
Indonesia
Kejar Target, Cek Kesehatan Gratis Bakal Datangi Kantor dan Komunitas
Komunitas-komunitas yang diajak kerja sama juga nantinya dapat melakukan layanan CKG di tempat-tempat strategis, contohnya mall.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Kejar Target, Cek Kesehatan Gratis Bakal Datangi Kantor dan Komunitas
Indonesia
Pengecekan Kesehatan Cepat kini Tersedia di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas
Diharapkan mempermudah para pengguna moda transportasi publik, komuter, pekerja, dan warga sekitar dalam mengakses layanan kesehatan yang cepat, nyaman, dan profesional.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Oktober 2025
Pengecekan Kesehatan Cepat kini Tersedia di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas
Bagikan