Demensia Dapat Dicegah, Ayo Mulai Olahraga Hari ini

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 11 Oktober 2024
Demensia Dapat Dicegah, Ayo Mulai Olahraga Hari ini

Demensia dapat dicegah dengan olahraga. (Foto: Unsplash/Robina Weermeijer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Olahraga menjadi kebiasaan paling berfaedah yang dapat mencegah berbagai macam penyakit. Ada banyak manfaat dari menggerakkan tubuh, termasuk memperkuat jantung, paru-paru, dan otot, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi risiko penyakit seperti diabetes dan kanker.

Terkait dengan kesehatan otak, olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat mengurangi risiko demensia menurut sebuah penelitian.

Dilansir Eatingwell, Kamis (10/10), penelitian ini mengamati 70 pria dan perempuan berusia antara 55 hingga 80 tahun yang didiagnosis mengalami kehilangan ingatan ringan. Para peserta secara acak dimasukkan ke dalam salah satu dari dua kelompok selama 12 bulan.

Satu kelompok melakukan sesi peregangan rutin dan kelompok lainnya melakukan empat hingga lima sesi latihan mingguan (dua di antaranya berintensitas tinggi), yang masing-masing berlangsung selama 30 hingga 40 menit.

Baca juga:

Studi Temukan Kaitan Mengupil dan Demensia

Setelah satu tahun, mereka yang berada dalam kelompok latihan mengalami kekakuan yang lebih sedikit pada pembuluh darah di leher dan aliran darah yang lebih banyak ke otak. Mereka yang berada dalam kelompok peregangan saja tidak mengalami perubahan bermanfaat yang serupa.

"Masih banyak yang belum kita ketahui tentang dampak olahraga terhadap penurunan fungsi kognitif di kemudian hari," kata C. Munro Cullum, Ph.D. , seorang profesor psikiatri di University of Texas Southwestern Medical Center.

"Gangguan fungsi kognitif ringan dan demensia kemungkinan besar dipengaruhi oleh interaksi kompleks dari banyak faktor, dan kami pikir, setidaknya bagi sebagian orang, olahraga adalah salah satu faktor tersebut."

Masih terlalu dini untuk mengatakan dari penelitian ini apakah peningkatan aliran darah dapat berdampak langsung pada memori atau fungsi kognitif lainnya, tetapi peningkatan aliran darah dapat mendahului perubahan pada kognisi, kata para peneliti. Temuan ini akan membantu mengarahkan penelitian mereka di masa mendatang.

Baca juga:

Studi: Konsumsi Daging Olahan Dapat Tingkatkan Risiko Demensia

"Kami telah menunjukkan untuk pertama kalinya dalam uji coba acak pada orang dewasa yang lebih tua bahwa olahraga membuat lebih banyak darah mengalir ke otak Anda," kata pemimpin studi Rong Zhang, Ph.D. , seorang profesor neurologi di UTSWMC. (ikh)

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan