Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 22 November 2021
Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di pekan pertama menjabat sebagai Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mulai melakukan safari ke anak buahnya. Diketahui, Presiden Joko Widodo resmi melantik Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/11) .

Senin (22/11), Panglima TNI menyambangi Mabes TNI AL dan disambut hangat oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Andika ingin mengetahui lebih jauh mengenai tugas dan tanggung jawab dari TNI AL.

Baca Juga:

Tersebar sampai AS, Harta Calon Panglima TNI Didominasi Rumah Hibah tanpa Akta

"Saya ingin dijelaskan oleh KSAL langsung karena beliau yang paling menguasai Angkatan Laut. Saya ingin mendapat penjelasan langsung dari pimpinan AL tentang semuanya," kata Andika yang mengenakan seragam loreng TNI ini.

Seraya tersenyum, Andika menyebut soal pembagian tugas. Seperti sejauh mana kewenangan Panglima TNI dan kepala staf.

"Apalagi tentang tugas-tugas yang menjadi tugas saya. Karena sebagian ada tugas yang sebetulnya di bawah kewenangan KSAL, KSAU, dan KSAL," kata menantu tokoh intelijen Hendropriyono ini.

Sementara itu, Andika juga menjawab pertanyaan soal rencana Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) terkait jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pankostrad) yang saat ini masih kosong.

Ia menjelaskan, setelah Wanjakti digelar baru akan ada usulan dari Mabes TNI tentang siapa-siapa saja perwira tinggi TNI yang dapat menempati jabatan tersebut.

Baca Juga:

Ketegangan di Laut Cina Selatan Harus Jadi Perhatian Panglima TNI

Setelahnya Presiden Jokowi akan memutuskan siapa yang akan mengisi jabatan Pangkostrad baru.

"Setelah itu mungkin baru akan ada arahan atau usulan dari kami yang nanti akan diputuskan oleh Presiden," kata Andika didampingi anak buahnya ini.

Teranyar, mutasi di tubuh TNI kembali terjadi. Posisi Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) kini telah digantikan oleh Mayjen Mohammad Hasan yang saat ini sebagai Danjen Kopassus.

Andika Perkasa mengatakan, mutasi tersebut telah diputuskan melalui Wanjakti. Di mana mutasi tersebut normalnya dilakukan setiap tiga bulan sekali dan yang terakhir bulan September 2021.

"Jadi yang keluar kemarin itu hasil dari Wanjakti yang sudah disepakati dan dirapatkan, termasuk pergantian yang dengar kemarin Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda di Aceh," kata Andika. (Knu)

Baca Juga:

Doa dan Harapan Mantan Panglima Hadi Tjahjanto Setelah Tidak Aktif Jadi Prajurit

#Panglima TNI #KSAL #Jenderal Andika Perkasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Maruli menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kini menjadi Panglima TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Santer Jadi Calon Panglima TNI, Ini Kata KSAD Maruli Simanjuntak
Indonesia
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Model PDU ini memiliki unsur yang kental dengan kebudayaan karena berbentuk beskap atau seperti pakaian adat pria dengan kerah menutupi sampai leher.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
TNI Kenakan Pakaian Dinas Upacara Baru, Dipenhi Unsur Budaya Indonesia
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Simak penjelasan KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai aturan pengawalan dan misi operasi laut KRI Gajah Mada Meta Keywords: KRI Ga
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Tugas Utama KRI Gajah Mada Bukan Tempur, KSAL Jelaskan Aturan Main Pengawalan Operasi Laut Kapal Induk
Indonesia
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Mensesneg juga menyampaikan rapat yang membahas keamanan dan ketertiban itu juga diarahkan untuk persiapan Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
DPR Panggil Panglima TNI dan Kapolri Bahas Keamanan Jelang HUT Ke-81 RI
Indonesia
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Panglima meminta masyarakat tidak mudah mempercayai kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta melaksanakan aktivitas seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Warga Diminta Tidak Terprovokasi Jelang Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Bagikan