Daripada Kritik terus, Kubu Prabowo Baiknya Lihat Perspektif Positif Pertemuan Tahunan IMF-World Bank
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)
Merahputih.com - Penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank menuai kritik tajam kubu oposisi. Mereka menyebut pertemuan tersebut boros anggaran dan foya-foya di tengah bencana gempa Sulteng.
Menyikapi kritikan itu, Sekertaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai wajar jika muncul kritikan semacam itu di dalam negara demokrasi. Hasto meminta kepada pihak oposisi yang mengkritik pertemuan tahunan IMF-WB, melihat dampak positif pertemuan tersebut.
"Jadi sebaiknya dalam situasi seperti ini (musibah) sebaiknya kita melihat perspektif positif terhadap hal-hal yang dilakukan pemerintah," ujarnya kepada awak media di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (8/10).
Menurutnya, dari pertemuan semacam itu, pemerintah dapat menggalang dukungan internasional untuk proses pemulihan bencana alam di tanah air.
"Dari pertemuan IMF bisa digalang dukungan internasional terhadap upaya melakukan mitigasi bencana yang terlebih indonesia merupakan daerah dilalui ring of fire dengan lempeng-lempeng yang aktif sehingga mari kita gunakan momentum tersebut," ujarnya.
Terlebih, dengan adanya agenda tersebut tentunya akan membawa harum nama bangsa di panggung dunia internasional. "Apapun kita membawa harum nama bangsa sebagaimana Asian Games, para games itu kan membawa harum nama bangsa," imbuhnya.
Sebelumnya, sejumlah tokoh parpol pendukung capres Prabowo-Sandi mengkritik pertemuan IMF-World Bank yang digelar di Bali hingga pertengahan Oktober 2018.
Pihak oposisi menilai, pembiayaan pertemuan itu terlalu besar jika dibandingkan pertemuan-pertemuan tingkat internasional lainnya. Adapun biaya pertemuan itu menurut kubu oposisi mencapai sebesar Rp800 Miliar lebih. (fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Usulkan Reformasi Total IMF dan Bank Dunia, Hapus Sistem Voting Berbasis Saham
Beijing Geram AS Dukung Taiwan Kembali Jadi Anggota IMF, Tegaskan Cuma Ada Satu China
IMF Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Anjlok, Istana Optimis Masih akan Baik-Baik Saja
Pengangguran Capai 5,2 Persen, Prabowo Harus Percepat Realisasi Investasi
Rekomendasi IMF Agar Pemerintah Capai Target Indonesia Emas 2045
Laporan IMF Sebut AI Ancam 40% Lapangan Kerja Global
Menlu Retno Sebut Bank Dunia dan IMF Apresiasi Ketahanan Ekonomi ASEAN