Dari Manakah Datangnya Intuisi?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 17 Oktober 2020
Dari Manakah Datangnya Intuisi?

Intuisi muncul tanpa harus berpikir panjang. (Foto Unsplash Intuisi muncul tanpa harus berpikir panjang. (Foto: Unsplash/Aaron Huber)Aaron Huber)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU pasti pernah dihadapkan pada beberapa pilihan dan kemudian langsung memilih tanpa berpikir panjang. Nah, bisa jadi kamu sedang mengandalkan intuisi dan perasaan. Intuisimu berkata bahwa semua akan berjalan lebih baik jika memilih keputusan tersebut. Namun, seberapa percayakah kamu dengan intuisi yang kamu miliki?

Semua orang punya intuisi tapi tidak semua orang bisa percaya dengan intuisinya. Mengutip laman Hellosehat, intuisi adalah ide atau gagasan yang muncul dari seorang individu dan digunakan sebagai pertimbangan dalam mengambil sebuah keputusan tanpa adanya analisis. Isu tentang intuisi sudah diperdebatkan oleh para filsuf dan ilmuwan sejak zaman Yunani kuno.

Baca juga:

Intuisi Alami, Anjing Mampu Ketahui Niatan Seseorang

Dari Manakah Datangnya Intuisi?
Intuisi bekerja berdasarakan alam bawah sadar. (Foto: Unsplash/Eugene Lagunov)

Beberapa penelitian membuktikan bahwa intuisi dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang benar. Misalnya dalam penelitian yang dilakukan pada 1980-an kepada para perawat. Menunjukkan bahwa perawat yang telah bekerja dalam waktu yang lebih lama dapat membuat keputusan cepat tapi hasilnya baik dan benar.

Penelitian lain juga dilakukan pada orang-orang yang ingin membeli mobil. Hasilnya, konsumen yang mengumpulkan informasi terlebih dahulu terkait mobil yang akan dibeli ternyata menghasilkan rasa puas sebesar 25 persen saja.

Sementara orang yang langsung dengan cepat memilih mobil dengan hanya mengandalkan intuisi mereka memiliki rasa puas lebih tinggi, yakni sekitar 60 persen.

Baca juga:

Logika atau Perasaan, Mana yang Paling Benar?

Dari Manakah Datangnya Intuisi?
Ada beberapa hal yang tidak bisa diputuskan berdasarkan intuisi saja. (Foto: Unsplash/Elijah O'Donnell)

Di dalam otak, terdapat dua tipe sistem berpikir, yakni sistem sadar dan sistem tidak sadar (bawah sadar). Otak kiri bekerja ketika manusia mengatur sistem sadar namun bekerja lebih lambat, menjadi pusat analisis dan semua yang dikerjakan ini diketahui olehmu.

Sedangkan sistem bawah sadar atau tidak sadar, diatur oleh otak kanan. Bekerjanya tidak diketahui secara sadar, dan menghasilkan respon cepat. Nah intuisi, diatur oleh sistem bawah sadar kamu. Ketika intuisi muncul maka keputusan itu adalah keputusan yang muncul dari alam bawah sadar.

Menurut para peneliti, intuisi akan berubah menjadi lebih baik seiring dengan bertambahnya waktu dan tergantung dengan seberapa sering kamu menggunakannya. Alasan mengapa kamu perlu mempertimbangkan intuisi adalah karena intuisi sering kali ‘tahu’ apa yang terbaik untuk kamu walaupun tidak bisa dimengerti dan dianalisis secara sadar. (and)

Baca juga:

Cara Menemukan Kebahagiaan Berdasarkan Zodiak

#Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan Kartu Tanda Peserta ASABRI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Fun
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bukan tentang barangnya, seseorang yang bersedih hanya mencari sensasi kesenangan dari aktivitas kesibukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2025
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Fun
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Ada banyak alasan orang menjadi fomo, salah satunya butuh validasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Desember 2024
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Fun
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Sarkasme punya elaborasi terhadap kecerdasan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 Oktober 2024
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Fun
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Sifat patriarki bisa muncul dalam berbagai bentuk dan dapat memengaruhi hubungan antar pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2024
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Fun
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Apresiasi mungkin hanya berbentuk kata, tetapi memberikan kekuatan luar biasa.
Wisnu Cipto - Minggu, 13 Oktober 2024
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Bagikan