MerahPutih.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melalui PT Danantara Investment Management (DIM) menerbitkan surat utang baru jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 7 triliun.
"Memperhatikan tingginya minat investor terhadap Patriot Bonds yang diterbitkan pada September 2025, Danantara Indonesia akan terus mengakomodasi minat calon investor, termasuk melalui penerbitan Surat Utang Jangka Panjang yang bersifat privat dan sukarela," kata Managing Director Finance Danantara Investment Management (DIM) Djamal Attamimi di Jakarta, Selasa (17/3).
Jatuh Tempo 2031 dan 2033
Instrumen yang diberi nama Surat Utang Jangka Panjang II Tahun 2026 Tahap I terbagi dalam dua seri. PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penata laksana penerbitan, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk selaku agen pemantau.
Seri A memiliki nilai pokok Rp 3,5 triliun dengan kupon 2 persen dan tenor lima tahun satu hari, jatuh tempo pada 18 Maret 2031.
Untuk Seri B senilai Rp 3,5 triliun dengan kupon 2 persen, tenor tujuh tahun, dan jatuh tempo pada 17 Maret 2033.
Distribusi efek dilakukan secara elektronik pada 17 Maret 2026, dengan pembayaran bunga pertama dijadwalkan 17 Maret 2027.
Surat Utang 2025 Rp 61,3 Triliun
Pada 2025, Danantara telah menerbitkan MTN senilai Rp 61,3 triliun dalam dua tahap, yang juga terbagi dalam dua seri. Detailnya dilansir Antara sebagai berikut:
- Tahap I Seri A menawarkan Rp 25 triliun dengan kupon 2 persen, jatuh tempo 22 Oktober 2033.
- Tahap I Seri B senilai Rp 25 triliun jatuh tempo 21 Oktober 2032
- Tahap II Seri A senilai Rp 9,8 triliun dengan bunga 2 persen, jatuh tempo 13 Desember 2030.
- Tahap II Seri B Rp1,57 triliun jatuh tempo 12 Desember 2032.
(*)