Dampak Banjir dan Tanah Longsor di Pulau Jawa

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 27 November 2016
Dampak Banjir dan Tanah Longsor di Pulau Jawa

Seorang anak yang sedang memotret suasana banjir saat berada diatas kendaraan truk. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Meningkatnya curah hujan telah menimbulkan banjir dan longsor di beberapa tempat. Di Desa Besani, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah hujan lebat memicu longsor Sabtu (26/11) pukul 16.30 Wib.

Akibat peristiwa tersebut rumah milik Muchsin (35) tertimpa longsor dan menewaskan seorang anak atas nama Achmad Ubadillah Ghifari (7).

Berdasarkan rilis dari BNPB, Sebanyak 40,9 juta jiwa penduduk Indonesia terpapar ancaman sedang hingga tinggi dari longsor. Saat musim hujan banyak kejadian longsor yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi.

Di tempat lain, hujan lebat menyebabkan banjir yang menggerus pondasi jembatan sehingga jembatan runtuh di Kali Sanggrahan di Dusun Wonorejo Desa Karangsono Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

"Putusnya jembatan menyebabka akses jalan desa yang menuju Desa Suru Kecamatan Geyer dengan Desa Karangsono terhambat. Masyarakat terpaksa harus menempuh jarak sekitar 5 km," tulis Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Minggu (27/11).

Jembatan runtuh juga terjadi di Kabupaten Batang. Hujan yang berlangsung selama 4 jam di wilayah Kecamatan Bawang pada Jumat (26/11) menyebabkan terputusnya jembatan Kali dan jembatan Kali Putih. Banjir juga membawa material lumpur terjadi di Dukuh Rejosari Desa Pranten.

"Jembatan Kaliputih di Sungai Belo Desa Deles panjang 8 meter dan lebar 4 meter runtuh sehingga tidak bisa dilalui oleh masyarakat," lanjutnya.

Nilai kerusakan sekitar Rp500 juta. Banjir juga menyebabkan kerusakan saluran pipa air bersih Pamsimas Desa Soka Kecamatan Bawang dengan kerusakan senilai Rp 30 juta.

"Kerusakan juga menimpa saluran irigasi Lerek pada bendung di bawah Jembatan Kali Arus, yang mengancam areal sawah seluas 100 Ha di wilayah Desa Pangempon dan Desa Soka Kecamatan Bawang. Nilai kerusakan sebesar Rp100 juta," kata Sutopo.

BNPB pun menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Ancaman akan meningkat seiring dengan meningkatnya curah hujan. (Yni)

BACA JUGA

  1. Jimmy Minta Gubernur Jabar Fasilitasi Penanganan Banjir
  2. Ribuan Warga Karawang Mengungsi
  3. Gubernur Jawa Barat Ditagih Janjinya
  4. Ribuan Rumah di Karawang dan Kota Tangerang Terendam Banjir
#Bencana Alam #Longsor #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Bagikan