MerahPutih.com - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan penyidik Polda Metro Jaya tidak patuh terhadap instruksi Kapolri Jendral (Pol) Tito Karnavian. Pasalnya, penyidik PMJ terus mengusut laporan Direktur penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen (Pol) Aris Budiman kepada Novel Baswedan.
"Itu lucu. Yang menuntaskan proses penyelidikan enggak patuh ke Kapolri. Itu saja. Sederhana," ujar Dahnil di Gedung PP Pemuda Muhammadiyah, Jalan Raya Menteng, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/9).
Sebelumnya, Kapolri mengisyaratkan agar laporan Aris terhadap Novel diserahkan ke internal KPK. Tito berharap kasus tersebut dapat diselesaikan di tingkat KPK.
Menurut Dahnil, kritik Novel Baswedan kepada Aris merupakan hal yang lumrah terjadi.
"Nah yang dituntut Aris itu kan terkait dengan kritik Novel ke dia. Bagi saya kritik itu biasa saja," jelasnya.
Dahnil mengatakan, kritik kepada atasan merupakan budaya yang sudah ada di antirasuah itu.
"Lagi pula itu kasus kritik internal. Dan biasa saja. Anda wartawan ya mengkritik atasan, biasa saja," tutupnya. (Asp)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ungkap Kasus Novel, Dahnil Anzar: Kita Bisa Bongkar Korupsi Besar Di Indonesia