Daftar 31 Duta Besar Baru yang Akan Dilantik Presiden Prabowo Sore Ini

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 24 Maret 2025
Daftar 31 Duta Besar Baru yang Akan Dilantik Presiden Prabowo Sore Ini

Presiden Prabowo Subianto. (Dok. Kantor Staf Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto akan melantik 31 duta besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP). Pelantikan akan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (24/3) sore ini.

Para dubes yang dilantik ini akan mewakili Indonesia di berbagai kawasan strategis di dunia, termasuk di sejumlah organisasi internasional.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana menuturkan, pelantikan duta besar ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus memperkuat dan meningkatkan hubungan diplomatik.

“Termasuk kerja sama Indonesia dengan negara-negara sahabat di berbagai belahan dunia," kata Yusuf kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/3).

Berikut daftar 31 Dubes LBBP yang akan dilantik Presiden Prabowo:

1. Penny Dewi Herasati sebagai duta besar untuk Hungaria.

2. Siti Ruhaini Dzuhayatin sebagai duta besar untuk Republik Uzbekistan, merangkap Republik Kyrgyzstan.

3. Dicky Komar sebagai duta besar untuk Republik Lebanon.

4. Agus Priyono sebagai duta besar untuk Republik Suriname, merangkap Republik Kooperatif Guyana.

5. Andreano Erwin sebagai duta besar untuk Republik Serbia, merangkap Montenegro.

6. Hersindaru Arwityo Ibnu Wiwoho Wahyutomo sebagai duta besar untuk Republik Finlandia, merangkap Republik Estonia

7. Yayan Ganda Hayat Mulyana sebagai duta besar untuk Kerajaan Swedia, merangkap Republik Latvia.

8. Fikry Cassidy sebagai duta besar untuk Bolivarian Venezuela, merangkap Persemakmuran Dominika, Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan The Grenadines, dan Republik Trinidad dan Tobango.

9. Hendra Halim sebagai duta besar untuk Republik Panama, merangkap Republik Honduras, Republik Kosta Rika, dan Republik Nikaragua.

10. Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji sebagai duta besar untuk Republik Kenya, merangkap Republik Demokratik Kongo, Republik Federal Somalia, Republik Urganda, United Nation Environtmental Programme (UNEP), dan United Nation Human Settlement Programme (UN-HABITAT).

11. Mirza Nurhidayat sebagai duta besar untuk Republik Namibia, merangkap Republik Angola.

12. Ardian Wicaksono sebagai duta besar untuk Republik Senegal, merangkap Republik Cabo Verde, Repuiblik Gambia, Republik Guinea-Bissau, Republik Mali, Republik Pantai gading, dan Republik Sierra Leone;

13. Siti Nugraha Mauludiah sebagai duta besar untuk Kerajaan Denmark, merangkap Republik Lithuania.

14. Junimart Girsang sebagai duta besar untuk Republik Italia, merangkap Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund and Agriculture Development (IFAD), World Food Programme (WFP), dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT).

15. Cecep Herawan sebagai duta besar untuk Republik Korea.

16. Agung Cahaya Sumirat sebagai duta besar untuk Republik Kamerun, merangkap Republik Chad, Republik Guinea Ekuatorial, Republik Gabon, Republik Kongo, dan Republik Afrika Tengah.

17. Chandra Warsenanto Sukotjo sebagai duta besar untuk Republik Islam Pakistan.

18. Listiana Operananta sebagai duta besar untuk Republik Bulgaria merangkap Republik Albania dan Republik Makedonia Utara.

19. Manahan M. P. Sitompul sebagai duta besar untuk Bosnia dan Herzegovina.

20. Rolliansyah Soemirat sebagai duta besar untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan.

21. Kartika Candra Negara sebagai duta besar untuk Republik Mozambique merangkap Republik Malawi.

22. Bambang Suharto sebagai duta besar untuk Republik Federal Nigeria merangkap Republik Benin, Republik Burkina Faso, Republik Ghana, Republik Kongo, Republik Liberia, Republik Niger, Republik Demokratik Sao Tome dan Principe, Republik Togo, dan ECOWAS.

23. Muhsin Syihab sebagai duta besar untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO).

24. Simon Djatmoko Irwantoro Soekarno sebagai duta besar untuk Republik Kuba merangkap Persemakmuran Bahama, Republik Dominika, Republik Haiti, dan Jamaika.

25. Susi Marleny Bachsin sebagai duta besar untuk Republik Portugal.

26. Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna sebagai duta besar untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania.

27. Arief Hidayat sebagai duta besar untuk Republik Zimbabwe, merangkap Republik Zambia.

28. Didik Eko Pujianto sebagai duta besar untuk Republik Irak.

29. Rina Prihtyasmiarsi sebagai duta besar untuk Republik Ceko.

30. Vedi Kurnia Buana sebagai duta besar untuk Republik Chile.

31. Faizal Chery Sidharta sebagai duta besar untuk Republik Demokratik Federal Ethiopia, merangkap Republik Djibouti, Negara Eritrea, dan African Union.

#Pelantikan Duta Besar #Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh #Presiden Prabowo Subianto
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penelusuran mendalam atas laporan miring BGN tersebut
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo Dapat Laporan Janggal Soal Indikasi Penyelewengan di BGN Sebelum Dadan Cs Jadi Tersangka
Indonesia
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Ketika muncul perjalanan mendadak, hal tersebut murni bentuk respons cepat terhadap situasi darurat internasional mengharuskan kehadiran kepala negara
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Dino Patti Djalal Sentil Kunjungan Luar Negeri Prabowo, Sufmi Dasco Pasang Badan
Indonesia
Dicopot dari Kursi Kepala BGN, Dadan Hindayana Sampaikan Terima Kasih dan Keyakinan terhadap Kepemimpinan Prabowo
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara usai dicopot Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
Dicopot dari Kursi Kepala BGN, Dadan Hindayana Sampaikan Terima Kasih dan Keyakinan terhadap Kepemimpinan Prabowo
Indonesia
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti
Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik S Deyang ditunjuk sebagai kepala BGN yang baru.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya saat upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 01 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Berita Foto
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Ryamizard Ryacudu di Kemhan, Senin (1/6/2026). Foto/BPMI Setpres
Didik Setiawan - Senin, 01 Juni 2026
Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Ryamizard Ryacudu
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Olahraga
Jangan Sampai Membebani Sekolah, Komisi X DPR Minta Pemerintah Siapkan Guru Bahasa Prancis
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menanggapi instruksi Presiden Prabowo Subianto yang ingin bahasa Prancis diajarkan di seluruh jenjang sekolah di Indonesia.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Jangan Sampai Membebani Sekolah, Komisi X DPR Minta Pemerintah Siapkan Guru Bahasa Prancis
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Denny JA menilai kedekatan Indonesia dan Prancis mencerminkan lahirnya kekuatan baru negara-negara menengah yang ingin tetap berdaulat
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Kedekatan Indonesia dan Prancis Dinilai Cerminkan Kemandirian Geopolitik
Bagikan