Headline

Cyber Indonesia Akan Dampingi Ibu dan Anak yang Jadi Korban Intimidasi di CFD

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 29 April 2018
 Cyber Indonesia Akan Dampingi Ibu dan Anak yang Jadi Korban Intimidasi di CFD

Ketua Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid (Foto:Twitter @muannas_alaidid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid bersedia mendampingi seorang ibu dan anaknya yang menjadi korban pelecehan di CFD pagi tadi.

"Kami bersedia, bahkan tanpa diminta akan melakukan advokasi, karena kejadian ini jelas-jelas berdasarkan kebencian pada pilihan politik, ini tidak boleh terjadi dalam demokrasi," kata Habib Muannas Alaidid, Minggu (29/4) malam.

Selain ibu tadi, pelecehan juga menimpa pendukung Presiden Jokowi lain yang berkaos #DiaSibukKerja seperti terekam dalam video "Jakarta Nicus" ada pasangan yang dikejar-kejar dan seorang laki-laki yang dikerubungi dan dimaki-maki dengan dikibas-kibasin uang seperti saweran.

"Pelecehan terhadap perempuan, intimidasi terhadap anak itu sudah jelas dugaan pelanggarannya, kami berkepentingan agar demokrasi ini makin sehat, jauh dari intimidasi dan pelecehan" tambah Habib Muannas.

Habib Muannas Alaidid
Habib Muannas Alaidid (Foto: Twitter @muannas_alaidid)

"Kepolisian harus bergerak, untuk antisipasi reaksi balik, meski saya tetap menginginkan semua pihak menahan diri, biarkan penegak hukum yang bergerak" tutup Habib Muannas Alaidid.

Sebelumnya, ada pemandangan tak biasa pada kegiatan car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Minggu (29/4). Berdasarkan rekaman video yang diambil seorang warganet, tampak sejumlah warga mengenakan kaus dan topi dengan tagar #2019GantiPresiden.

Kelompok warga tersebut berkumpul di sejumlah titik kawasan Bundaran HI. Ada yang bersepeda dan ada pula yang berjalan kaki. Dalam video yang berdurasi sekitar dua menitan, seorang perempuan mengenakan kaus hitam kemudian berseru dengan suara nyaring, "Ganti presiden, 50, ganti presiden, "kata perempuan itu sambil menjajakan kaus.

Ibu yang jadi korban intimidasi di CFD
Ibu yang jadi korban pelecehan di CFD Bundaran HI (Foto: Twitter @muannas_alaidid)

Bukan hanya itu, segerombolan orang yang didominasi laki-laki ikut berteriak, "Ganti Presiden, Ganti Presiden! Sambil memegang uang pecahan Rp100.000. Sementara yang lainnya berbaris sambil menyerukan slogan Ganti Presiden.

Salah seorang warga menyatakan kegiatan tersebut merupakan spontanitas. Menurut dia, kegiatan ini tidak direncanakan sama sekali.

"Kebetulan ada teman jualan topi sama kaus di CFD, ya udah saya beli. Kenapa enggak? Saya bantu sekalian kan, karena ini lagi kekinian," ujar Lili sembari tertawa di kawasan Bundaran HI, Jakarta.

Ia mengatakan, dirinya tidak berasal dari komunitas, kelompok partai, atau kelompok tertentu. Ia pun mengaku melakukan aktivitas CFD bersama keluarga besarnya. "Enggak, kami bukan komunitas, inisiatif sendiri, sukarela. Kami bukan dari partai, LSM, masyarakat biasa aja," kata Lili.

Aksi 2019Ganti Presiden di CFD
Aksi #2019GantiPresiden di CFD Bundaran HI, Minggu (29/4) (Foto: screenshot youtube,com)

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait baik Pemprov DKI Jakarta atau Kepolisian terkait aksi kampanye #2019Ganti Presiden di Car Free Day Bundaran HI. Namun jika dilihat dari video yang beredar, aksi intimidatif #2019GantiPresiden dalam kegiatan CFD mengundang komentar pro dan kontra dari warganet.

Padahal, menurut Pergub CFD harus bebas dari kegiatan politik . Pergub No.12 Tahun 2016 adalah hasil revisi Pergub No.119 Tahun 2012 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Dalam Pergub ini diatur sejumlah ketentuan yang menjadi syarat partisipasi dalam kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau yang biasa disebut Car Free Day.

Ketentuan itu antara lain batasan tema kegiatan sepanjang jalur Car Free Day hanya mengenai lingkungan hidup, olahraga, dan seni budaya. Selain itu, tidak boleh dimanfaatkanuntuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kepala BIN Harapkan Peran Ulama dan Takmir Masjid Dalam Merawat Keberagaman

#Car Free Day #Cyber Crime #Bundaran HI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Suasana aksi unjuk rasa Mahasiswa Unversitas Indonesia (UI) di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Dukuh Atas Jakarta
Berita Foto
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Polisi wanita berjaga dan menutup akses menuju Bundaran HI saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa UI di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 18 Agustus 2026
Ratusan Polwan Kawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa UI di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Indonesia
Demo #MerebutKemerdekaan Bundaran HI, BEM UI Susun Strategi Hadapi Adangan Aparat
Massa BEM UI siapkan strategi antisipasi adangan aparat, tuntut penghentian KKN, reforma agraria, penurunan harga pokok dan BBM, hingga evaluasi PSN.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Demo #MerebutKemerdekaan Bundaran HI, BEM UI Susun Strategi Hadapi Adangan Aparat
Berita Foto
Semarak Kemerdekaan, Landmark HUT ke-81 RI Hiasi Kawasan Bundaran HI Jakarta
Pedagang kopi keliling melintasi landmark logo HUT ke-81 RI di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Semarak Kemerdekaan, Landmark HUT ke-81 RI Hiasi Kawasan Bundaran HI Jakarta
Indonesia
Heboh Air Doa Gunung Kawi Dijual di CFD Cibinong, ini Faktanya
Di balik viralnya istilah 'Air Gunung Kawi', terdapat mitos yang telah lama beredar di masyarakat mengenai Gunung Kawi, Jawa Timur.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Heboh Air Doa Gunung Kawi Dijual di CFD Cibinong, ini Faktanya
Indonesia
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Mobil Alphard yang dikendarai polisi di Bundaran HI bukan milik Polri, melainkan pinjaman dari warga sipil. Awalnya mobil itu milik dokter, kini menunggak pajak dan gunakan pelat palsu.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Polisi Sopir Alphard Arogan di HI Cuma Minjam, Dulunya Punya Dokter Dibeli Temannya
Indonesia
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Alphard, Polda Jabar, cekcok Bundaran HI, kode etik Polri, Propam, Ipda DG, Bripka BS, Briptu RPW, satpam MRT, Fiktor Harefa
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
3 Polisi Polda Jabar Terlibat Cekcok Alphard Bundaran HI ke Tetap Diseret ke Sidang Etik
Indonesia
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Dishub DKI Jakarta buka suara soal insiden Alphard di Bundaran HI. Durasi pelican crossing 20 detik akan dievaluasi khususnya di jam lalu lintas sibuk
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Cekcok Alphard di Bundaran HI, Dishub Evaluasi Waktu Setop Pelican Crossing HI 20 Detik di Jam Sibuk
Indonesia
Sopir Alphard yang Terobos Lampu Merah di Bundaran HI Ditilang, Pelat Nomor Tak Sesuai Peruntukan
Sopir Toyota Alphard yang menerobos lampu merah zebra cross di Bundaran HI ditilang. Polisi juga menemukan pelat nomor tak sesuai peruntukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Sopir Alphard yang Terobos Lampu Merah di Bundaran HI Ditilang, Pelat Nomor Tak Sesuai Peruntukan
Indonesia
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Ada dugaan pemakaian pelat nomor palsu oleh kendaraan Alphard yang berada di tengah-tengah insiden ini.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Legislator PSI Minta Polda Metro Buka Identitas Pemilik Alphard yang Terlibat Cekcok Satpam Bundaran HI
Bagikan