Cerita Mantan Wakapolri Tentang Calo di Kalangan Polri

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 17 Januari 2015
Cerita Mantan Wakapolri Tentang Calo di Kalangan Polri

Oegroseno mengaku pernah diminta uang sejulah Rp 100 juta (Foto: twitter @oegroseno_) )

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Dugaan permainan uang di kalangan oknum kepolisian yang menjadi calo saat rekrutmen calon anggota Polri, cukup mengkhawatirkan banyak pihak. Ratusan juta rupiah bisa mereka dapatkan dari korbannya yang tertarik menjadi anggota Polri. Namun demikian, tidak ada petinggi Polri yang mengetahui pergerakan calo dalam mencari mangsanya.

Mantan Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi (purn.) Oegroseno, misalnya. Beliau mengaku belum pernah menemukan anggota kepolisian yang menjadi calo. Dari mulai ikut seleksi keanggotaan sampai menjadi Wakapolri, Oegroseno mengaku tak pernah mengeluarkan uang meski pernah dihubungi seseorang yang mengaku bagian SDM Polri. Orang tersebut meminta uang puluhan juta. Menurutnya, sulit mengatakan bahwa tidak ada calo yang berkeliaran di institusi Polri.

BACA JUGA: Mantan Wakapolri Minta KPK Selidiki Dugaan Rekening Gendut Badrodin Haiti

"Karena kalau saya katakan tidak ada, nanti dibilang, 'ah enggak mungkin'. Kalau ada, tapi saya enggak pernah ketemu. Mulai saya masuk Akapri sampai pensiun tidak pernah lewat calo," kata Oegroseno usai menjadi pembicara disksusi di Restoran Gado-Gado Boplo, Jl. Gereja Theresia No. 41, Menteng - Jakarta Pusat, Sabtu (17/1).

Namun demikian, Oegroseno bercerita pernah dihubungi seseorang melalui ponselnya. Ia mengaku dimintakan uang sejumlah Rp 100 juta. Orang itu, kata dia, mengaku dari Polri bagian SDM. Oegroseno awalnya diminta untuk transfer uang sebesar Rp 50 juta dan sisanya menyusul. Dalam percakapannya di telepon tersebut, akhirnya Oegroseno pun menyanggupi dan kemudian mentransfer uang meski jumlahnya tidak sesuai dengan yang diminta.

"Saya transfer Rp 10 ribu. Terus saya telepon lagi, saya bilang sudah saya transfer 10," kata Oegroseno. "Kok 10 ribu waktu?' jawab calo itu. 'Oh nanti saya kirim lagi. Nol-nolnya saya kirim lagi,". (hur)

 

BERITA LAINNYA:

Harga BBM Turun, Tidak Semua Kalangan Sejahtera

Supir Metromini: Saya Bangga Jokowi Turunkan Harga BBM Lagi!

 

 

#Kasus Suap #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - 2 jam, 47 menit lalu
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pati dan pamen Polri. Astamaops, As SDM, Koorsahli hingga dua Kapolda berganti.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Kapolri Listyo Sigit Rotasi Sejumlah Pati dan Pamen, Astamaops hingga Dua Kapolda Berganti
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Polisi kini memburu seorang warga negara China berinisial GCZ yang diduga menjadi salah satu aktor penting dalam jaringan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Indonesia
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
TNI menegaskan siap dilibatkan dalam pengamanan aksi demonstrasi besar yang akan digelar di sejumlah titik pada Kamis (27/8) ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
Indonesia
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Ruang publik bukan hanya milik kelompok yang sedang menyampaikan aspirasi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Indonesia
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Indonesia
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk memperkuat pencegahan, pemadaman, dan penanganan karhutla.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Indonesia
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Sosok cukong pendana pembakaran yang diduga berada di balik layar maraknya kasus kebakaran lahan belum tersentuh.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Bagikan