Anjuran Boikot Starbucks dari Muhammadiyah Legal dan Efektif

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 30 Juni 2017
Anjuran Boikot Starbucks dari Muhammadiyah Legal dan Efektif

Starbuck. (Facebook/starbuck)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid sepakat dengan sikap PP Muhammadiyah yang menyerukan boikot terhadap Starbucks. Sebab, CEO-nya Howard Schultz pro lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

"Boikot seperti yang dianjurkan PP Muhammadiyah adalah cara yang legal, tidak berupa kekerasan, akan tetapi efektif," ujarnya dalam pesan singkat di Jakarta, Jumat (30/6).

Menurut politisi Partai Gerindra ini, LGBT yang dikampanyekan Schultz bertentangan dengan Pancasila selaku ideologi bangsa.

Sodik menilai, dengan bersikap mendukung pernikahan sejenis, Starbucks tak lagi sekadar menjadi kedai kopi yang berorientasi bisnis.

"Tapi, ada misi lain yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip hidup mayoritas masyarakat Indonesia dan Pancasila," jelasnya.

Ia juga menyebut pimpinan Starbucks di Indonesia bakal mengikuti langkah Schultz yang memberikan dukungan terhadap LGBT.

Sebagai wakil rakyat, ia mengimbau agar penolakan-penolakan terhadap Starbucks tidak dilakukan dengan cara kekerasan dan ilegal.

"Dengan cara yang efektif, tapi legal dan tidak berupa tindakan kekerasan," pungkas Sodik.

Schultz sebelumnya mengkritik pihak-pihak yang mencibir pernikahan sejenis. Ia pun meminta kepada para investor yang menolak LGBT untuk menarik sahamnya dari Starbucks.

Merespons pernyataan tersebut, PP Muhammadiyah pun mengimbau masyarakat memboikot dan pemerintah untuk mencabut izin usaha Starbucks di Indonesia. Sebab, waralaba tersebut tak lagi sekadar berbisnis, namun menyuarakan ideologinya sendiri. (Pon)

Baca juga berita lain terkait Starbuck dalam artikel: Cara Pesan Minuman 'Rahasia' Starbucks

#Muhammadiyah #Starbucks #LGBT
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Indonesia
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan sikap resmi, maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Indonesia
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
elapor atas nama Rizki Abdul Rahman Wahid, yang menyatakan dirinya sebagai Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Indonesia
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Kemensos juga mengusulkan 40 nama lain, termasuk Gus Dur dan Marsinah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Indonesia
Tak Ada Toleransi, Polri Kembangkan Sistem Deteksi Dini LGBT untuk Seleksi Calon Polisi
alat deteksi LGBT ini penting untuk mencegah masuknya individu dengan potensi penyimpangan ke dalam institusi Polri.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Oktober 2025
Tak Ada Toleransi, Polri Kembangkan Sistem Deteksi Dini LGBT untuk Seleksi Calon Polisi
Indonesia
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Perubahan status Pam Jaya bukan sekadar urusan tata kelola, melainkan langkah strategis untuk menyelamatkan Jakarta dari penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Indonesia
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Muhammadiyah DKI mendukung transformasi PAM Jaya menjadi Perseroda. Langkah ini dinilai menjadi strategi yang tepat.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Indonesia
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Perubahan ini membuat perusahaan harus tumbuh lebih sehat secara kelembagaan dan finansial
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Indonesia
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Sebagian besar wadah makanan masih dipasok dari luar negeri karena dianggap memiliki kualitas lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Indonesia
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama PAM Jaya dalam perubahan statusnya menjadi perseroda.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Bagikan