Fashion

Celana Dalam Ramah Lingkungan, Bisa Hancur dalam 90 Hari

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Juni 2021
Celana Dalam Ramah Lingkungan, Bisa Hancur dalam 90 Hari

Stacy, pendiri KENT membuat celana dalam ramah lingkungan dengan bahan alami yang baik untuk lingkungan. (Foto: KENT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRAKTIK berkelanjutan jadi sesuatu yang semakin digemari dalam dunia fesyen. Semakin banyaknya sampah yang menumpuk di planet kita ini membuat beberapa pihak memutuskan untuk membuat inovasi baru.

Caranya dengan meluncurkan produk yang ramah lingkungan. Salah satunya ialah perusahaan pakaian dalam KENT yang berusaha membuat celana dalam natural yang bisa kembali ke alam dalam waktu 90 hari.

"Kami sedang dalam misi untuk menyelamatkan dunia," tulis mereka dalam situs resminya. "Dalam budaya yang dikotori dengan mode sekali pakai, stereotip yang tidak sehat, dan bahan sintetis yang beracun bagi tubuh (dan planet kita), kami bekerja setiap hari untuk merancang dasar-dasar yang lebih tinggi yang akan memulihkan ibu bumi," tambah mereka.

Baca juga:

Sampah Plastik Mainan Gundam Didaur Ulang di Jepang

Celana Dalam Ramah Lingkungan, Bisa Hancur dalam 90 Hari
KENT membuat tiga jenis celana dalam yang bisa terkompos dengan sendirinya dalam waktu 90 hari. (Foto: KENT)

Mengatasi masalah tersebut, KENT berusaha menciptakan celana dalam yang terlihat bagus, terasa enak ketika dipakai, dan bermanfaat. Diluncurkan setelah tiga tahun proses pengembangan, pakaian dalam KENT dibuat dengan menggunakan 100 persen kapas pima alami, nabati, dan organik yang dapat dikembalikan ke alam.

Ditumbuhkan di Peru, kapas pima hanya menghasilkan dua persen dari kapas dunia dan pima organik bahkan lebih langka karena hanya tersedia kurang dari satu persen saja.

Serat ekstra panjangnya dua kali lebih panjang dari kapas biasa. Selain itu bahan bersertifikat GOTS ini bebas dari pestisida dan racun tradisional yang biasanya ditemukan di pakaian dalam kebanyakan.

Baca juga:

Peduli Lingkungan, Sederet Brand Kosmetik Pakai Kemasan Daur Ulang

Celana Dalam Ramah Lingkungan, Bisa Hancur dalam 90 Hari
Celana dalam KENT dibuat dengan kapas pima yang bebas pestisida dan racun. (Foto: KENT)

Celana dalam KENT ini tersedia dalam tiga gaya, yaitu bikini, celana pendek berpinggang tinggi, dan thong. Semua dibuat dalam bentuk sederhana, simpel, dan berwarna natural sehingga tetap terlihat bagus ketika dipakai.

Harga satuannya diberandol mulai dari USD 18 (Rp 256 ribu). KENT juga menyediakan satu paket berisi tiga celana dalam senilai USD 48 (Rp 684 ribu), lima celana dalam seharga USD 75 (Rp 1,06 juta), dan paket berisi tujuh yang dijual seharga USD 98 (Rp 1,39 juta).

Walaupun terkesan sepele, sebenarnya langkah KENT ini merupakan upaya yang sangat bagus untuk menyelamatkan Bumi. Sebab sebagian besar produk pakaian dalam berakhir di tempat pembuangan sampah hingga 200 tahun lamanya karena dibuat dengan polimer sintetis.

Bayangkan ada berapa banyak orang di dunia dikalikan dengan jumlah celana dalamnya. Jadi sebelum melakukan hal-hal masif untuk lingkungan, kamu bisa memulainya dari hal kecil, seperti menggunakan pakaian berkelanjutan semacam ini. (sam)

Baca juga:

Mendaur Ulang Popok Bekas untuk Menjaga Lingkungan

#Ramah Lingkungan #Peduli Lingkungan #Celana Dalam #Fashion
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Tradisi
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Bagi masyarakat adat Dayak Iban, menenun merupakan jalan untuk menjaga identitas, mengingat leluhur, dan merawat hubungan dengan alam.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Kisah Masyarakat Adat Iban Sadap Merawat Alam dan Tradisi lewat Tenun
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ShowBiz
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Sejak awal, Valentino dikenal lewat gaun-gaun merahnya sehingga dikenal dalam dunia mode sebagai 'Valentino red'.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Perancang Busana Italia Valentino Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun
Fashion
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Brand fesyen lokal UNTOLD menjadi perancang streetwear atlet Indonesia di SEA Games 2025 Thailand lewat koleksi 'Satu untuk Indonesia'.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Desember 2025
UNTOLD Stories: di Balik Outfit Kece Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025
Fashion
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
ESMOD Jakarta Creative Show 2025 menghadirkan 198 karya dengan tema 'Light and Shape'. Tampilkan inovasi, teknik, dan identitas kreatif desainer muda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
‘Light and Shape’: ESMOD Jakarta Rayakan Inovasi Mode dari Desainer Muda di Creative Show 2025
Fashion
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Koleksi UT UNIQLO x BABYMONSTER hadir dengan grafis 'BATTER UP', siluet crop boxy, dan konten spesial para member.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Desember 2025
UNIQLO Gandeng BABYMONSTER untuk Koleksi UT Terbaru, Tampilkan Desain Edgy dan Playful
Fashion
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
Thrifting memang menyenangkan hati konsumen, tapi malah membikin hati produsen dan perajin tekstil Indonesia meringis karena ketimpangan yang sangat mencolok.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir
ShowBiz
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Botol minum ini telah jadi penanda status sosial seseorang di publik.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Tumbler Viral, Lebih daripada Gaya Hidup Sehat tapi Fashion Statement
Bagikan