CekFakta.com, Aplikasi Penguji Hoaks Kolaborasi 22 Media Siber

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 05 Mei 2018
CekFakta.com, Aplikasi Penguji Hoaks Kolaborasi 22 Media Siber

Ilustrasi Fake News. (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Peran media melawan berita hoaks kian gencar dengan peluncuran situs CekFakta.com. Platform pengecek fakta, atau lazim disebut fact checker itu hasil kolaborasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Situs CekFakta.com ini digagas 22 media siber anggota AMSI. Proyek kolaborasi ini bermula dari kekhawatiran media siber terhadap berita bohong yang mempengaruhi pendapat publik.

"Sebagai besar media online mencoba menangkal hoax, tapi, masih dilakukan sendiri-sendiri," kata Sekretaris Jenderal AMSI Wahyu Dhyatmika, yang juga Pemimpin Redaksi Tempo, saat peluncuran di Jakarta, dilansir Antara.

cekfakta
Tampilan situs CekFakta.com.

Hoax yang dikumpulkan oleh Mafindo akan ditaruh di sebuah tempat yang terkoneksi dengan redaksi masing-masing media. Redaksi media akan melakukan verifikasi terhadap informasi-informasi tersebut.

Hasil verifikasi akan masuk ke database bernama Yudistira dan akan ditampilkan di media-media tersebut. Database Yudistira tersebut akan terhubung dengan CekFakta.com.

CekFakta.com selain mengumpulkan hoax, juga akan memberikan verifikasi terhadap informasi beserta referensi dari sumber-sumber yang relevan. "Kami akan terbuka soal sumber untuk memeriksa fakta," kata Wahyu.

Kepercayaan Media Turun

Sementara itu, Direktur Jenderal IKP (Informasi dan Komunikasi Publik) Kementerian Komunikasi dan Informatika R Niken Widiastuti mengatakan tingkat kepercayaan masyarakat kepada media arus utama mengalami peningkatan pada kurun 2017-2018.

Menurut Niken, di era digital saat ini ada pola komunikasi khusus dengan model 10:90. "Artinya 10 persen orang memproduksi hoaks kemudian 90 persen sisanya tanpa disuruh ikut menyebarkan hoaks," kata dia.

Data pengguna internet di Indonesia saat ini sekira 106 juta jiwa dari 262 juta jiwa penduduk aktif menggunakan internet. Dengan kondisi tersebut, banyak informasi yang diterima masyarakat termasuk berita-berita bohong atau hoaks.

Hoax. Foto: Pixabay
Hoax. Foto: Pixabay

"Namun, dengan maraknya berita-berita bohong, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media arus utama terus meningkat. Begitu pun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah," tutur Niken.

Niken menambahkan kepercayaan masyarakat terhadap platform menurun dari minus 2 menjadi minus 5. "Jadi, marilah kita menyehatkan dunia maya seperti kita menyehatkan dunia nyata," kata Niken.

Kemenkominfo, kata dia, telah memiliki platform stop hoaks dan siap bekerja sama dengan semua pihak termasuk pelaku industri media dan masyarakat antihoaks termasuk platform CekFakta.com.

"Penanganan hoaks merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Kominfo siap untuk berkolaborasi menangkal hoaks, demi menyehatkan dunia maya," tandas pejabat eselon 1 Kemenkominfo itu. (*)

#Berita Hoax #Media Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Indonesia
Represi Terhadap Media Terus Terjadi, Serangan Digital Lebih Sulit Dilacak
Kini, tekanan lebih sering muncul dalam bentuk serangan DDoS, doxing, maupun tekanan terhadap ruang redaksi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Represi Terhadap Media Terus Terjadi, Serangan Digital Lebih Sulit Dilacak
Bagikan