Cegah Omicron, BNPB Perketat Pengawasan Kedatangan PMI di Kota Batam

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Desember 2021
Cegah Omicron, BNPB Perketat Pengawasan Kedatangan PMI di Kota Batam

Petugas kesehatan melakukan prosedur pemeriksaan COVID-19 pada pekerja migran yang baru tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre. (ANTARA/ HO-Korem 033/WP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Arus lalu lintas perbatasan antarnegara melalui Kota Batam, Kepulauan Riau, diperketat seiring dengan adanya dugaan penggunaan surat keterangan hasil tes PCR palsu yang dibawa oleh pekerja migran.

Deputi Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayen TNI Fajar Setyawan menyatakan, pihaknya memperketat pengawasan di pintu perbatasan melalui transportasi laut serta memastikan karantina berjalan baik.

Baca Juga:

Legislator PDIP Sebut Munculnya Omicron Momentum Sukseskan Vaksinasi Anak dan lansia

"Entry test untuk setiap orang yang datang, sebagian besar PMI, dari Malaysia dan Singapura menjadi keharusan. Selain itu kami juga akan menambah tempat-tempat karantina baru," kata Fajar Setyawan, saat rapat koordinasi bersama Gubernur Kepulauan Riau Anshar Ahmad, di Batam, Kamis (30/12).

Kota Batam merupakan satu dari dua gerbang kedatangan melalui laut yang dibuka pemerintah dalam situasi pandemi COVID-19. Setiap hari, rata-rata 250 orang berasal dari Singapura dan Johor, Malaysia masuk Indonesia melalui Batam.

Ia menyampaikan, dibutukan ketersediaan 2.750 tempat tidur untuk fasilitas karantina terpusat COVID-19 di Batam, baik yang disiapkan pemerintah, juga hotel.

Sedangkan, jumlah tempat tidur yang tersedia saat ini sebanyak 2.712 unit, sehingga kurang 38 tempat tidur. Dengan asumsi pemakaian hotel maksimum, maka masih terdapat kekurangan tempat karantina pelaku perjalanan luar negeri.

"Kenyataan di lapangan, kedatangan PMI lebih banyak dibandingkan non-PMI dan keterpakaian hotel tidak sebanyak fasilitas milik pemerintah. Dengan demikian fasilitas karantina milik pemerintah harus ditambah agar tidak menimbulkan penumpukan," kata Fajar.

Puluhan PMI mengantre memasuki Terminal Feri Internasional Batam, untuk menjalani pemeriksaan COVID-19. (ANTARA/ Naim)
Puluhan PMI mengantre memasuki Terminal Feri Internasional Batam, untuk menjalani pemeriksaan COVID-19. (ANTARA/ Naim)

Saat ini keterisian tempat tidur karantina terpusat untuk PMI, pelajar dan ASN di Batam mencapai 95 persen. Sedangkan untuk hotel sebesar 32 persen.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menambahkan, selama periode Desember ditemukan 353 orang positif COVID-19.

"Angka ini naik dua kali lipat lebih dari 168 kasus pada November. Sebagian besar positif saat tes PCR kedua. Ini menunjukkan karantina 10 hari efektif untuk melakukan penyaringan, sehingga penularan lebih luas bisa dicegah," kata dia.

Dari kasus penularan COVID-19 pelaku perjalanan internasional melalui Batam, hasil "whole genome squencing (WGF)" belum menemukan satupun varian Omicron. Prioritas mitigasi transmisi jalur laut Batam saat ini adalah memperketat penjagaan perbatasan mengingat banyak PMI dari Malaysia yang ternyata positif COVID-19.

"Selain itu, penambahan tempat tidur karantina juga menjadi prioritas pemerintah saat ini demi mengantisipasi peningkatan kedatangan di periode Natal dan Tahun Baru 2022," katanya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengemukakan DKI Jakarta merupakan kota dengan probabilitas paling tinggi untuk terjadinya transmisi lokal Omicron.

"Transmisi lokal tidak bisa dielakkan dan terutama pada kota-kota urban," kata Siti Nadia Tarmizi.

Data Kemenkes RI melaporkan kasus terkonfirmasi Omicron di DKI naik dari 0 persen ke 13,5 persen dalam dua pekan terakhir. Total kasus Omicron Indonesia saat ini mencapai 68 kasus. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Sampaikan 21 Kasus Baru COVID-19 Varian Omicron

#Omicron #COVID-19 #Kasus Covid #Kasus COVID-19 #Pekerja Migran #Buruh Migran #Batam
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kembali! Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Dari Malaysia
KJRI Johor menyampaikan 133 pekerja migran/WNI, yang dideportasi terdiri atas 101 laki-laki dewasa, 29 perempuan dewasa, 1 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Kembali! Ratusan Pekerja Migran Indonesia Dideportasi Dari Malaysia
Indonesia
Ratusan Kontainer Limbah B3 Masuk Batam, Puluhan Diputus Reekspor oleh Bea Cukai
Reekspor 25 kontainer tersebut merupakan upaya berkelanjutan Bea Cukai Batam dalam mengawal dan mendorong percepatan penyelesaian kontainer yang tidak memenuhi ketentuan pemasukan ke wilayah Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Ratusan Kontainer Limbah B3 Masuk Batam, Puluhan Diputus Reekspor oleh Bea Cukai
Indonesia
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Selain perbaikan sistem, DPR RI mendorong sinergi yang lebih solid antara kementerian teknis, pemerintah daerah, dan perwakilan RI di luar negeri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Lindungi Martabat Pekerja Migran, Pemerintah Diminta Penguatan Tata Kelola Penempatan dari Hulu ke Hilir
Indonesia
Pakai Alasan Berlibur Akhir Tahun, Imigrasi Gagalkan 137 Calon Pekerja Migran ke Beberapa Negara
Selain menggagalkan keberangkatan, sepanjang Januari hingga Desember 2025, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta juga menolak permohonan pembuatan 197 paspor yang terindikasi TPPO
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Pakai Alasan Berlibur Akhir Tahun, Imigrasi Gagalkan 137 Calon Pekerja Migran ke Beberapa Negara
Indonesia
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Pemulangan jenazah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KJRI Hong Kong yang menangani repatriasi dari Hong Kong hingga tiba di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong  Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
Indonesia
Tunggu Lama, Akhirnya Ratusan Pekerja Migran Indonesa di Kuching Miliki Dokumen Pernikahan
Penyelenggaraan Sidang Isbat Nikah tersebut, KJRI Kuching berharap dapat terus memperluas layanan pelindungan dan kependudukan bagi masyarakat Indonesia di wilayah Sarawak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Tunggu Lama, Akhirnya Ratusan Pekerja Migran Indonesa di Kuching Miliki Dokumen Pernikahan
Indonesia
Cowok Bandung Selundupkan Sabu dalam Anus, 3 Kali Kelabui Petugas Bandara
Praktik penyelundupan sabu-sabu lintas pulau dengan modus disembunyikan dalam anus pelaku untuk mengelabui petugas bandara akhirnya terbongkar.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
Cowok Bandung Selundupkan Sabu dalam Anus, 3 Kali Kelabui Petugas Bandara
Indonesia
TKI 20 Tahun Disiksa di Malaysia, Pemerintah Jateng Ingin Segera Pulangkan ke Keluarga
Dubes Indonesia untuk Malaysia, Indra Hermono, mengatakan, saat ini Seni masih dalam pemeriksaan Kepolisian Diraja Malaysia. Proses hukum penyidikannya masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 November 2025
TKI 20 Tahun Disiksa di Malaysia, Pemerintah Jateng Ingin Segera Pulangkan ke Keluarga
Indonesia
Pekerja WNI Tewas Dianiaya di Jalanan Kamboja, Jasadnya Tiba di Bandara Kualanamu Hari Ini
KBRI Phnom Penh telah mendesak aparat hukum setempat untuk melakukan investigasi menyeluruh atas kasus kematian AP yang diduga akibat penganiayaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Pekerja WNI Tewas Dianiaya di Jalanan Kamboja, Jasadnya Tiba di Bandara Kualanamu Hari Ini
Indonesia
Selain Diberikan KUR, Buruh Migran Perlu Pelatihan Kerja Biar Punya Daya Saing
p=Para pekerja migran memiliki bekal keterampilan dan daya saing yang lebih kompetitif sebagai bekal kerja tinggi di luar negeri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Selain Diberikan KUR, Buruh Migran Perlu Pelatihan Kerja Biar Punya Daya Saing
Bagikan