Cegah Hoaks, Instagram akan Hapus Akun Tidak Resmi yang Sebarkan Konten COVID-19

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 12 April 2020
Cegah Hoaks, Instagram akan Hapus Akun Tidak Resmi yang Sebarkan Konten COVID-19

Instagram dukung WHO untuk menyebarkan informasi terkait COVID-19. (Foto: Tech Crunch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERITA mengenai COVID-19 di media sosial membuat sebagian masyarakat panik dan berusaha menjadi yang pertama dalam menyebarkan informasi. Faktanya, apa yang disebarkan belum tentu benar dan dari pihak yang berwajib.

Oleh karena itu, layanan media sosial Instagram berusaha untuk mencegah penyebaran misinformasi terkait COVID-19 yang berdampak negatif pada masyarakat. Kebijakan ini juga dilakukan oleh Facebook dan Twitter.


Baca Juga:

Ini yang Bisa Dilakukan Penggemar Otomotif Selama #DiRumahAja

instagram
Menampilkan berita dari organisasi yang terpercaya (Foto: Blog Instagram)


Instagram menyebutkan ada beberapa tambahan mengenai pembaruan yang dilakukan. Salah satunya adalah menghapus konten dan akun Instagram tidak resmi yang memberikan informasi terkait COVID-19, terutama hoaks.

Instagram menegaskan hanya akan menampilkan konten COVID-19 dari akun organisasi kesehatan yang terpercaya. Instagram juga akan mulai menyembunyikan konten yang ditandai sebagai misinformasi oleh mitra pengecek fakta pihak ketiga dari feeds dan stories.

Sebagai komitmen untuk membantu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Instagram berusaha mencari informasi palsu COVID-19dan segera menghapusnya. Instagram juga akan menghapus berbagai klaim palsu maupun teori konspirasi yang telah ditandai oleh organisasi kesehatan dunia dan otoritas kesehatan setempat yang berpotensi membahayakan para pembaca.


Baca Juga:

Hanya Butuh 3 Cara, Lansia Mampu Cegah Virus Corona

instagram
Stiker terbaru Instagram yang mengajak untuk tetap di rumah. (Foto: Blog Instagaram)

Untuk mencegah eskploitasi darurat kesehatan masyarakat, Instagram menerapkan beberapa kebijakan baru. Anak perusahaan Facebook ini melarang iklan-iklan yang menyesatkan terkait COVID-19. Iklan-iklan tersebut umumnya mengklaim kesembuhan atau menjamin pengguna terhindar dari COVID-19.

Untuk membantu orang-orang tetap terhubung, Instagram menambahkan fitur Co-Watching. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat postingan Instagram secara bersama-sama dengan teman-teman melalui obrolan video chat.

Sebelumnya, Instagram telah meluncurkan stiker Stay Home yang dapat digunakan pengguna untuk menghimbau para pengguna lain agar tetap di rumah selama pandemi COVID-19 ini. (And)

Baca Juga:

Agar Anak Tak Bosan #DirumahAja, Ikuti Tips Ampuh Ini

#Instagram #Penyebar Hoaks #Berita Hoax
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
Penggunaan handphone dalam kondisi gelap memang dapat menyebabkan gangguan mata, tetapi tidak terbukti menyebabkan kebutaan permanen
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menggunakan Handphone di Ruangan Gelap bisa Sebabkan Kebutaan pada Mata
Indonesia
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Berdasarkan penjelasan Meta, proses reset kata sandi berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Meta Sudah Dipanggil, Komdigi Jamin Reset Password Instagram Aman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Hakim PN Surakarta memastikan, bahwa ijazah Jokowi palsu. Namun, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut ribuan orang saat tiba di lokasi bencana Sumatra. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, terlihat asyik berjoget di tengah duka korban bencana Sumatera. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Pemerintah Australia bagi-bagi uang untuk modal usaha. Uang tersebut kabarnya dititipkan ke Kementerian Agama RI. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]:  Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke Sumatra hanya untuk pencitraan. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
Bagikan