Cegah Bullying dan Pelecehan, Dewan NasDem Minta Disdik Pemasangan CCTV Pintar di Sekolah

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 12 April 2025
Cegah Bullying dan Pelecehan, Dewan NasDem Minta Disdik Pemasangan CCTV Pintar di Sekolah

Anggota Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta, Imamuddin. (foto: dokumen DPRD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi E DPRD Provinsi DKI Jakarta Imamuddin mengusulkan pemasangan CCTV pintar di setiap sekolah di Jakarta. Hal ini untuk mencegah maraknya kasus bullying, perilaku menyimpang siswa, hingga dugaan pelecehan yang dilakukan oknum guru.

Hal itu disampaikan Imamuddin dalam rapat Komisi E bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI di gedung DPRD DKI, Jumat (11/04).

"Saya mengusulkan ke dinas pendidikan untuk dipasang di setiap sekolah, karena kehawatiran saya melihat bullying kemudian prilaku anak yang sudah terlewat batas, kemudian sampai dengan pelecehan oknum guru ini kan lagi marak," ucap Imamuddin.

Legislator NasDem ini juga menyoroti potensi teknologi CCTV pintar dalam mengatasi masalah tawuran antarpelajar. Ia menjelaskan sistem serupa telah diterapkan di akademi militer dan terbukti efektif.

Baca juga:

4 Manfaat Literasi Digital untuk Anak, Salah Satunya Terhindar dari Cyber Bullying



"CCTV ini sudah dilakukan di Akademi Militer, ini bisa mencegah tawuran, CCTV pintar ini bisa melihat perilaku-perilaku orang yang kira-kira mau melakukan hal-hal yang tidak baik, dan CCTV ini dapat memberikan notifikasi kepada guru-guru mereka sehingga dapat ditindaklanjuti secara cepat," tambahnya.

Imamuddin berharap CCTV pintar ini dapat dapat segera direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta karena dinilai mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif bagi para pelajar maupun tenaga pengajar.

"Harapan saya, CCTV ini sebagai antisipasi, otomatis anak-anak tidak akan berani melakukan hal-hal yang tidak baik. Kemudian juga oknum-oknum guru yang mungkin mau melakukan tindakan tidak baik juga tidak akan berani sehingga dapat menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif," harapnya.(Asp)


Baca juga:

Disdik DKI Beri Pendampingan Psikologi Korban Bullying di SMAN 70 Jakarta

#Pendidikan #Bullying #DPRD DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Dinas SDA melakukan pengerukan Kali Grogol Selatan untuk mencegah banjir di Kebayoran Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Indonesia
Etomidate dalam Vape Jadi Sorotan, DPRD DKI Minta Pemprov Perketat Pengawasan
Peredaran narkotika etomidate dalam cartridge vape menjadi perhatian DPRD DKI Jakarta. Dorong peningkatan pengawasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Etomidate dalam Vape Jadi Sorotan, DPRD DKI Minta Pemprov Perketat Pengawasan
Indonesia
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Albanese menegaskan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
 Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bagikan