Cederai Kepercayaan Partai, Politisi PKS Desak Ridwan Kamil “Bertobat”

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 08 Juni 2017
Cederai Kepercayaan Partai, Politisi PKS Desak Ridwan Kamil “Bertobat”

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri) (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ketua Departemen Pembinaan Badan Legislatif Daerah DPP Partai Keadilan Sejahtera Haris Yuliana mengimbau kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk "bertobat" karena sikap politiknya yang dinilai mencederai kepercayaan PKS kepada pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

"Disuruh tobat saja, karena urusan tobat ini kan ibaratnya saya berteman dengan anda, pertemanan ini harus dijaga lah," kata Haris Yuliana, usai tampil sebagai pemateri pada diskusi publik yang diadakan oleh Jabar Development Studies Centre (JDSC) di Hotel Horison Bandung, Kamis malam (8/6).

PKS memiliki andil besar dalam langkah politik seorang Ridwan Kamil, yakni menjadi salah satu partai yang mendukung dan mengantarkan Ridwan Kamil menjadi Wali Kota Bandung pada Pilwakot Bandung 2013-2018.

"Emil yang dulu dekat sekarang kan punya sikap sendiri, ya sudah lah," kata Haris yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini.

Ia menilai wajar pilihan politik Ridwan Kamil yang menerima pinangan Partai Nasdem menjadi Cagub Jabar 2018 namun ada etika politik yang harus dihormati oleh orang nomor satu di Kota Bandung tersebut kepada PKS terkait pilihan politiknya tersebut.

"Pilihan politik itu sesuatu yang wajar, tapi sebagai teman kalau tidak dikasih tahu, kan sakit hatinya di sana. Tidak ada kabar apapun, tapi kan ada tata kramanya. PKS senasib dengan Gerindra terkait sikap politik Emil," kata dia.

Sebelumnya, Partai Gerindra membuka peluang untuk Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terkait pengusungan kandidat calon kepala daerah di Pilgub Jabar asalkan pria yang akrab disapa Emil tersebut "insaf".

"Jadi kalau memang Ridwan Kamil itu bisa insaf dan kembali ke jalan yang benar maka Partai Gerindra bisa terbuka," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono, di Kota Bandung, Selasa (6/6).

Ia menegaskan kemungkinan besar Partai Gerindra tidak akan mengusung sosok Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018.

"Sejauh ini memang Partai Gerindra kelihatannya sudah hampir pasti tidak mendukung (Ridwan Kamil)," kata Ferry.

Sumber: ANTARA

#Ridwan Kamil #Politisi PKS #PKS #Pilgub Jabar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Taufik menjelaskan peluang tersebut terbuka, terutama untuk melengkapi berkas perkara para tersangka yang sudah ditahan KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Bank BJB, KPK Buka Peluang Kembali Periksa Ridwan Kamil
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Bagikan