Cari Langganan dan Harga Murah, Ini Tips Berbelanja di Pasar Tradisional

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 05 September 2019
Cari Langganan dan Harga Murah, Ini Tips Berbelanja di Pasar Tradisional

Berbelanja di pasar tradisional masih primadona. (Foto: Pixabay/photosforyou)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASAR modern banyak bermunculan terutama di wilayah perkotaan. Namun, keberadaan pasar tradisional masih tetap primadona bagi sebagian masyarakat. Pasar tradisional biasanya menawarkan harga yang relatif lebih murah dari pasan modern.

Belanja di pasar tradisional juga dapat memberikan banyak pengalaman seru. Berikut tips berbelanja di pasar tradisional.

Baca Juga:

3 Pasar Tradisional nan Instagramable ini Wajib Didatangi saat Liburan


1. Menawar

Lakukan tawar menawar ketika belanja di pasar tradisional. (Foto: Pixabay/Pexels)
Lakukan tawar menawar ketika belanja di pasar tradisional. (Foto: Pixabay/Pexels)

Walaupun harga yang ditawarkan sudah lebih murah dari harga di pasar modern, tidak ada salahnya melakukan penawaran pada barang yang akan dibeli. Ada beberapa cara dalam melakukan penawaran, mulai dari menawar harga hingga penawaran untuk diberikan bonus.

Biasanya akan ada negosiasi antara pelanggan dan penjual saat penawaran harga, dan nantinya akan disesuaikan kesepakatan kedua pihak. Kemudian untuk diberikan bonus, lebih pada barang yang tidak bisa ditawar atau tetap pada harga yang diberikan penjual.

Proses tawar menawar ini selain mencari harga terbaik untuk dibeli, merupakan cara untuk mencari langganan dalam memberi barang.


2. Berbelanja saat subuh atau pagi

Berbelanja saat subuh sangat disarankan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Berbelanja saat subuh sangat disarankan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Berbelanja di pasar tradisional pada subuh atau pagi sangat disarankan. Saat subuh atau pagi biasanya barang yang tersedia, terutama sayur dan daging, lebih segar karena didatangkan langsung dari distributor. Jika membeli pada siang atau sore hari, sayur biasanya sudah mulai layu dan tidak segar, begitu pula untuk daging. Jadi, berbelanja pada subuh atau pagi hari sangat disarankan.

Selain itu, pada subuh atau pagi hari harga yang dijual pun lebih bersaing, mengingat banyak orang yang berbelanja untuk keperluan restoran atau untuk dijual kembali.

Baca Juga:

Tarik Minat Millenial, Pasar Tradisional Gaet Artis


3. Datangi beberapa lapak

Datangi beberapa lapak untuk perbandingan harga. (Foto: Pixabay/Fotoworkshop4You)
Datangi beberapa lapak untuk perbandingan harga. (Foto: Pixabay/Fotoworkshop4You)

Biasakan jangan membeli pada satu lapak saja saat berbelanja di pasar tradisional. Alangkah baiknya berkeliling pasar dan membandingkan harga dan kualitas barang yang ditawarkan.

Selain untuk membandingkan harga dan kualitas, hal tersebut dapat menjadi cara untuk mencari langganan dalam berbelanja.


4. Membawa tas belanja

Usahakan selalu bawa tas belanja ketika ke pasar tradisional. (Foto: Pixabay/bogitw)
Usahakan selalu bawa tas belanja ketika ke pasar tradisional. (Foto: Pixabay/bogitw)

Sangat disarankan untuk membawa tas belanja mengingat di pasar tradisional tidak disediakan keranjang seperti pasar swalayan. Selain itu, biasanya penggunaan plastik di pasar tradisional sangat tidak ramah lingkungan. Membawa tas belanja akan mengurangi konsumsi plastik. (Jhn)

Baca Juga:

Tips Aman Belanja di Pasar Tradisional India

#Pasar Tradisional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Selain faktor digitalisasi, keberhasilan Pemprov DKI menjaga harga pangan juga menjadi kunci
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Indonesia
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Aset strategis Pasar Jaya harus dimaksimalkan untuk menjawab kebutuhan hunian.
Dwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Indonesia
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Sebanyak 40 persen dari 153 pasar tradisional yang dikelola Pasar Jaya dalam keadaan memprihatinkan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Indonesia
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Pramono sebut manfaat digitalisasi bukan hanya meningkatkan transaksi, tapi juga mengurangi kejahatan di pasar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Agustus 2025
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Indonesia
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
4 pasar tersebut yakni Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat; Pasar Kampung Ambon, Jakarta Timur; Pasar Kramat Jaya, Jakarta Utara; dan Pasar Sungai Bambu, Jakarta Utara.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Revitalisasi Empat Pasar dengan Pendekatan Modern
Hal ini seperti disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno
Frengky Aruan - Kamis, 17 Juli 2025
Pemprov DKI Bakal Revitalisasi Empat Pasar dengan Pendekatan Modern
Indonesia
Legislator PDIP Harap Ada UU yang Batasi Pergerakan Ritel Modern
Jadi dalam hal ini, perlu adanya pembinaan dan pemberdayaan terhadap pasar tradisional
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 09 November 2024
Legislator PDIP Harap Ada UU yang Batasi Pergerakan Ritel Modern
Lifestyle
4 Alasan Belanja di Pasar Tradisional
Pasar tradisional pasti punya tempat di hati para pembeli.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Februari 2024
4 Alasan Belanja di Pasar Tradisional
Bagikan