Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cara Unik PKB Lawan Narkoba yang Semakin Masif

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 06 Maret 2018
Cara Unik PKB Lawan Narkoba yang Semakin Masif

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (tengah). (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bersama sejumlah artis dan kader menyelenggarakan sholawat bersama untuk melawan bahaya narkoba yang semakin masif.

Kegiatan Sholawat Anti-Narkoba tersebut diselenggarakan di Ruang Serba Guna Masjid Maiturrahman, Komplek Gedunng MPR/DPR/DPD.

Acara tersebut dihadiri, Muhaimin Iskandar, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, Menteri Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, serta para pengurus DPP PKB maupun anggota DPR dari Fraksi PKB.

Hadir juga sejumlah artis antara lain, Roy Marten, Tarzan, Doyok, Kadir, Gogon, dan Said.

Pada kegiatan tersebut, dilakukan juga deklarasi sholawat antinarkoba, untuk melawan bahaya narkoba.

Menurut Muhaimin, Indonesia saat ini menjadi sasaran utama tujuan narkoba. Upaya penyelundupan narkoba dalam jumlah besar ke Indonesia, beberapa kali terjadi, pada Januari hingga Februari 2018.

"Bahaya narkoba ini dapat merusak bangsa Indonesia, dan tidak dapat diatasi secara tuntas oleh pihak yang berwajib," katanya seperti dilansir Antara, Selasa (6/3).

Karena itu, kata dia, PKB melakukan langkah alternatif melawan bahaya narkoba yakni melalui sholawat.

"Sholawat dapat membantu doa untuk lebih cepat dikabulkan oleh Allah SWT. Sholawat menjadi jalan tol dalam memanjatkan doa," katanya.

Menurut dia, doa untuk melawan narkoba yang diiringi dengan sholawat, Insyaallah dapat mengatasi bahaya narkoba di Indonesia.

"Hari ini, PKB mengajak artis dan masyarakat menyelenggarakan sholawat bersama. Semoga melalui sholawat ini, bangsa Indonesia dapat segera terbebas dari narkoba," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Muhaimin juga mencontohkan, salah satu lirik sholawat yang akan dilantunkan yakni, "NKRI harga mati, tobat sebelum mati". (*)

Baca juga berita terkait di: Pemberantasan Narkoba, Indonesia Jangan Ikuti Cara Filipina

#Muhaimin Iskandar #PKB #Roy Marten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Pengelolaan kawasan hutan harus sepenuhnya berpedoman pada amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Indonesia
PKB Minta Akses Aparat ke Data Warga dalam RUU Satu Data Diawasi Ketat, jangan Sampai Ganggu Privasi
Akses terhadap data warga seharusnya hanya dapat dilakukan melalui prosedur hukum yang jelas.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
PKB Minta Akses Aparat ke Data Warga dalam RUU Satu Data Diawasi Ketat, jangan Sampai Ganggu Privasi
Indonesia
Gus Jazil: Hari Bhayangkara ke-80 Harus Jadi Momentum Pembenahan Internal Polri
Gus Jazilul Fawaid meminta Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum pembenahan internal Polri, memperkuat profesionalisme, integritas, dan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Gus Jazil: Hari Bhayangkara ke-80 Harus Jadi Momentum Pembenahan Internal Polri
Indonesia
PKB Ungkap 8 Catatan Penting soal RUU Keamanan Siber, Judi Online Ikut Disorot
Fraksi PKB DPR RI menyampaikan delapan catatan kritis terhadap RUU Keamanan dan Ketahanan Siber, mulai dari perlindungan data, AI, hingga pemberantasan judi online.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
PKB Ungkap 8 Catatan Penting soal RUU Keamanan Siber, Judi Online Ikut Disorot
Indonesia
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
PKB menanggapi pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, soal pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
PKB Tanggapi Prabowo soal Demo Dibayar, Minta Pemerintah Fokus Evaluasi Kebijakan
Indonesia
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Tingginya kebutuhan tenaga kerja di luar negeri didorong banyaknya negara maju yang mengalami kekurangan tenaga kerja usia produktif.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Cak Imin: Talenta Indonesia Siap Ungguli India-Filipina di Tingkat Global
Indonesia
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Partai-partai yang tergabung dalam koalisi saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Indonesia
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Bagikan