Relasi

Cara Menghadapi Kegagalan dengan Lapang Dada

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 08 April 2021
Cara Menghadapi Kegagalan dengan Lapang Dada

Kegagalan bukan akhir segalanya. (Foto: Pixabay/1388843)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK dilahirkan ke dunia, manusia sudah menghadapi banyak tantangan dalam hidup. Semakin beranjak dewasa, kamu pasti akan menghadapi berbagai kegagalan. Entah itu di dalam lingkungan sekolah, pekerjaan, atau relasi dengan orang lain. Wajar saja jika merasa kecewa kepada diri sendiri ketika baru saja gagal melakukan sesuatu.

Melansir dari verywellmind.com, kegagalan dan kekalahan dalam hidup sebaiknya tidak direnungkan sampai berlarut-larut. Ada kalanya melalui sebuah kegagalan, kamu justru mendapatkan titik terang kesuksesan di masa depan. Untuk itu segera lah bangkit agar tidak kehilangan banyak kesempatan berharga. Simak tips berikut ini.

Baca Juga:

Tak Perlu Dimarahi, Cara Sederhana Biar Si Kecil Jadi Penurut


1. Jangan dipendam

gagal
Berbicaralah dengan teman terdekat membagi keresahan. (Foto: Unsplash/vonecia carswell)


Ketika kamu gagal mencapai sesuatu, ceritakan lah kesedihanmu kepada orang terdekat yang paling dipercaya. Perasaan sedih yang dipendam sendirian lambat laun akan menyebabkan depresi. Jangan malu untuk meminta saran dan solusi dari mereka yang tulus peduli kepadamu. Kalau merasa teman terdekat belum mampu menerima kegalauan kamu. Carilah tenaga profesional yang memang mengerti dan mampu menganalisa permasalahan kamu. Dengan pengetahuan, informasi dan pengalaman yang mereka punya, dapat membuat permasalahan kamu selesai dengan baik.


2. Cari hobi

hobi
Cari hobi baru yang menyenangkan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)


Daripada merenung dan memilih menutup diri dari banyak orang, coba lah untuk mencari hobi baru yang akan menyegarkan suasana hati. Mencari hobi baru juga bisa meningkatkan kualitas diri karena mau mempelajari sesuatu yang baru. Siapa tahu berangkat dari hobi baru tersebut, kamu menemukan kesuksesan yang selama ini tertunda. Hobi yang baik adalah yang mampu membuat kamu bangkit kembali bukan malah menenggelamkan diri dan melupakan dunia luar. Cari hobi yang melibatkan banyak orang, sehingga kamu dapat kembali berdiri.

Baca Juga:

Cara Atasi Konflik Kakak Beradik Selama Pandemi


3. Analisa kesalahan

galau
Analisa kesalahan yang menjadikan kamu lebih dapat maju. (Foto: Unsplash/Joice Kelly)


Berhenti melihat kegagalan di masa lalu bukan berarti dilupakan begitu saja. Kegagalan yang pernah kamu alami merupakan pelajaran terbaik untuk hidupmu di masa depan. Analisa sebab dan akibat kegagalan yang pernah. Tidak ada salahnya menjadi gagal asal jangan diulangi lagi. Kegagalan akan membuat kamu mengerti kebenaran yang kamu hadapi. Kegagalan mengajarkan kamu untuk berbuat benar di kemudian hari. Kegagalan bukan akhir segalanya. (mar)

Baca Juga:

Atasi Stres dengan Aktivitas ini

#Kesehatan #Kegagalan #Relasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan