Tip Mengatasi Rasa Panik di Kantor

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 17 Oktober 2017
Tip Mengatasi Rasa Panik di Kantor

Tumpukan kerjaan bikin panik. (Foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT berada di Kantor tentunya Anda harus selalu fokus agar pekerjaan tidak terbengkalai. Celakanya, tugas kantor yang menumpuk kadang membuat Anda panik. Apalagi jika harus berlomba dengan tenggat waktu yang sudah pendek.

Serangan panik memang tidak bisa diprediksi. Secara tiba-tiba Anda juga bisa menjadi panik lantaran sudah terlalu pusing melihat tumpukan berkas yang ada di atas meja kerja. Tenang, rasa panik tersebut dapat Anda atasi. Berikut cara yang bisa Anda tempuh, demikian dikutip Huffington Post.

1. Atur nafas

Seorang pekerja sosial dan psikolog berlisensi, Danielle Forshee, menyebutkan bahwa mengatur nafas dapat membuat Anda lebih tenang. Anda dapat mencobanya dengan melakukan pernapasan diafragma.

Duduk nyaman di kursi. Lalu buat kepala dan bahu relaks. Letakkan tangan di perut dan dada. Tarik nafas dalam-dalam melalui hidung dan buang melalui mulut Anda.

"Strategi ini akan secara fisiologis meningkatkan genital tubuh mereka sehingga mereka cenderung menjatuhkan gejala serangan panik mereka dengan sangat cepat," kata Forshee.

2. Fokus

Penyebab Anda menjadi panik sudah pasti tugas yang terlalu banyak. Untuk mengatasi rasa panik, Anda bisa mengatasinya dengan fokus kembali pada pekerjaan tersebut.

Ricks Warren, seorang profesor psikiatri klinis di University of Michigan memaparkan fokus pada pekerjaan dapat membantu Anda menjaga pikiran agar tidak berputar.

"Saya akan menyarankan mereka mengingatkan diri mereka sendiri bahwa ini akan berlalu dan mencoba untuk fokus pada apa yang perlu mereka lakukan tugas di tangan dan lihat apakah mereka dapat mengatasinya," ungkapnya.

3. Pergi ke tempat tertutup

Cara lain mengatasi rasa panik Anda bisa pergi ke tempat tertutup. Anda bisa mencoba pergi ke kamar mandi. Warren mengatakan, memercikkan air dingin ke wajah dapat membantu Anda untuk kembali fokus.

Anda juga bisa berkata untuk diri Anda sendiri di depan cermin dengan mengatakan "Saya baik-baik", agar pikiran kembali tenang.

4. Bicara dengan rekan kerja

Ingat, Anda tidak pernah sendirian di kantor. Pastinya Anda memiliki rekan kerja yang Anda percaya. Hampiri mereka dan cobalah untuk menceritakan kegelisahan Anda tersebut.

"Dapatkan dukungan dan validasi untuk apa yang terjadi. Biarkan mereka memberi Anda dukungan yang Anda butuhkan dan membiarkan kata-kata mereka meresap. Sumber eksternal dapat membantu Anda membingkai kembali apa yang Anda alami," terang Dan Reidenberg, direktur eksekutif Suicide Awareness Voices of Education dan ketua dewan penasehat American Psychotherapy Association .

Baca juga artikel 4 Cara Jitu Mencuri Perhatian Si Bos.

#Depresi #Pekerjaan #Sukses Dalam Pekerjaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Lifestyle
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Dari 80 persen pemicu masalah kesehatan jiwa pekerja berasal dari kondisi kerja itu sendiri, mulai dari tuntutan pekerjaan yang tidak realistis,
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Bagikan