Kecantikan

Cara Cepat Memanjangkan Kuku

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 20 Agustus 2021
Cara Cepat Memanjangkan Kuku

Kuku sehat mendapat manfaat dari hidrasi rutin dan membutuhkan kelembapan. (123RF/vladislavkorsakov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK membuat kuku tumbuh lebih cepat membutuhkan waktu, kesabaran, beberapa perubahan gaya hidup, dan untuk beberapa kasus, produk tertentu. Jadi jika kukumu secara genetik rentan dan rapuh, mencoba memulihkannya dari paparan kuku palsu dan akrilik, atau hanya melalui fase berbeda, para ahli memberikan saran untuk kuku yang kuat dan panjang.

Selain kulit, kuku juga mendapat manfaat dari hidrasi rutin dan membutuhkan kelembapan. "Kuku menjadi kering dan rapuh saat kekurangan kelembapan," kata Jeannette Graf, MD, dokter kulit besertifikat di New York, AS.

Tanpa kelembapan yang tepat dari lotion atau minyak, kuku lebih rentan pecah. "Banyak hal yang dapat menghilangkan kelembapan di kuku, tetapi penyebab umum ialah mencuci dan mengeringkan tangan beberapa kali sehari dan sering menggunakan deterjen, pembersih rumah tangga, dan penghapus cat kuku," ujar Graf seperti diberitakan Realsimple.com (18/8).

BACA JUGA:

4 Penyebab Kuku Rapuh, Atasi dengan Cara Ini

Dia menyarankan untuk menaruh hand lotion atau cuticle oil di tempat terjangkau seperti meja kerja, mobil atau di dalam tas agar kamu bisa menggunakannya setelah cuci tangan.

Selain produk pembersih, bahaya lain untuk kukumu adalah ketika menggunakannya untuk mencongkel sesuatu atau memotong sesuatu. Banyak dari kita yang sering menggunakan kuku sebagai alat darurat, tetapi jika tujuanmu adalah memanjangkan kuku, maka hal tersebut tidak boleh dilakukan.

"Jika Anda benar-benar kasar pada kukumu, seperti menggunakannya untuk membuka kotak, kemungkinan besar kuku akan patah," kata Brittney Boyce, artis kuku selebritas dan pendiri Nails of LA di AS.

Lingdungi Kukumu

kuku
Kamu dapat meningkatkan nutrisi dengan suplemen biotin yang menguatkan kuku. (123RF/maxxyustas)


Untuk melindungin kuku dari hal-hal yang merusak, kamu dapat mengubah beberapa kebiasaan. "Saat kamu membersihkan dan melakukan pekerjaan rumah, pertimbangkan untuk mengenakan sarung tangan," kata Boyce, "Mengenakan sarung tangan saat mencuci piring sebenarnya bisa membantu mempertahankan perawatan manikur juga."

Sambil melindungi dari luar, kamu juga bisa memberikan perlindungan dari dalam untuk kukumu. Meskipun kamu mungkin tidak mempertimbangkan hubungan antara pola makan dan kesehatan kuku, apa yang dikonsumsi menjadi faktor potensial yang berkontribusi pada apakah kuku dapat tumbuh lebih cepat dan lebih kuat.

"Pola makan yang buruk pasti berkontribusi pada kuku yang tidak sehat," kata Dr. Graf. Fokus pada buah dan sayuran utuh, jamur, sayuran hijau, dan lemak sehat melalui telur, daging tanpa lemak, dan salmon.

Selain itu, kamu juga dapat meningkatkan nutrisi kuku dengan suplemen. "Mengkonsumsi biotin 5.000 UCG per hari membantu memperkuat kuku serta meningkatkan pertumbuhan kuku," kata Dr. Graf.

Trik tersebut didukung pula oleh Boyce yang telah melihat konsumsi suplemen membawa pengaruh di salon kukunya. "Klien yang mengonsumsi suplemen biotin, jenis apa pun, cenderung memiliki kuku yang tumbuh sangat cepat," katanya.

BACA JUGA:

Membersihkan Gel Polish Tanpa Merusak Kuku, Coba Cara Ini

Ada pula produk pelindung kuku berjeni topikal. Penguat topikal digunakan dengan cara yang sama seperti kamu menggunakan cat kuku. "Produk ini memiliki kalsium vegan, vitamin B5, vitamin C, dan minyak argan, yang membantu menyehatkan kuku yang kering, rusak, dan tipis," Boyce menjelaskan Di dalamnya juga mengandung antioksidan untuk menyehatkan kuku.

Rapikan Kukumu

kuku
Cat kuku gel berkualitas dapat menciptakan lapisan pelindung di atas kuku alamimu. (123RF/staras)


Setelah mendapatkan perlindungan maksimal, kamu juga harus rutin merapikannya. "Kuku yang dikikir dengan tidak benar juga dapat menyebabkan kuku mudah patah," catat Boyce.

Kuku yang tidak rapi dapat dengan mudah bergerigi dan tersangkut, atau salah dikikir sehingga menipis di bagian tertentu. Gunakan kikir kaca, jika mungkin, untuk bagian kuku yang sangat halus.

Kalau kamu secara genetis dapat menumbuhkan kuku yang sangat panjang tanpa mudah terkelupas atau patah, maka anggaplah dirimu cukup beruntung. "Setiap orang menginginkan panjang kuku yang berbeda, ada batasan nyaman untuk kuku tumbuh sebelum mulai memengaruhi hidupmu," kata Boyce. Agar lebih praktis dan sehat, jaga kukumu pada panjang yang sesuai kenyamananmu sendiri.

Ada perdebatan yang sedang berlangsung mengenai apakah cat kuku gel baik atau buruk untuk kukumu. Namun, memprioritaskan cat kuku yang "bergizi" tampaknya membantu kuku bertahan lama.

"Saya pribadi berpikir lapisan gel berkualitas yang diaplikasikan dengan benar dapat menciptakan lapisan pelindung di atas kuku alamimu," kata Boyce, "Cara ini juga memberikan tepi yang tumpul sehingga kamu cenderung tidak menggaruk sesuatu."

Namun, penghapusan cat kuku ini perlu dilakukan dengan benar. Dan, idealnya, oleh seorang profesional. Membersihkannya di rumah bisa sangat merusak. Boyce menambahkan, "Ketika mereka mulai terkelupas, pergilah ke salon kuku untuk diaplikasikan ulang atau dihilangkan seluruhnya, atau dapatkan perangkat penghilang dengan aseton, kapas, dan foil untuk menghilangkannya dengan benar."(aru)

BACA JUGA:

Men-icure, Tren Cat Kuku Pria

#Kesehatan #Kecantikan #Tips Kecantikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan