Pilkada Serentak

Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 12 Maret 2020
 Calon Pilkada Tidak Seperti Beli Tiket Pesawat

Nurdin Abullah bersama Andi Sulaiman (Foto: pdiperjuangan.org.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah teringat saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan namanya menjadi calon yang diusung PDIP pada Pilkada Serentak 2018 lalu.

Nurdin mengaku terharu karena namanya diumumkan pertama kali sebagai calon yang diusung PDIP, dan yang mengumumkannya adalah pucuk pimpinan tertinggi di partai berlambang banteng moncong putih itu. Karena itu, Nurdin berjanji tidak akan mengecewakan putri Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno tersebut.

Baca Juga:

Golkar-NasDem Mau Naikkan PT, PDIP Berpegang Hasil Kongres dan Rakernas

"Saya jujur masih merasa terharu dan bangga karena usungan PDIP pada Pilgub (2018) lalu, saya yang pertama diumumkan Bu Mega. Itu secara langsung beliau, maka saya tidak ingin kecewakan beliau," kata Nurdin saat memberikan sambutan dalam Rakerda I DPP PDIP Sulawesi Selatan, di Makassar, Kamis (12/3).

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Wagub Andi Sulaiman
Gubernur dan Wagub Sulsel yang diusung PDIP Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. ( Foto: Antara )

Rakerda itu dibuka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dihadiri Ketua DPP PDIP Bidang Perempuan, Kesehatan dan Anak, Sri Rahayu, Ketua DPD PDIP Sulsel Ridwan Andi Wittiri. Hadir pula anggota DPR dari Fraksi PDIP Sofyan Tan, Syamsu Niang, Sarce Bandaso Tandiasik, Komaruddin Watubun, I Nyoman Parta, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel, Rudy Pieter Goni, bupati dan wakil bupati, serta cabup dan cawabup, dan pengurus PDIP se-Sulsel.

Nurdin mengatakan sebagai wujud komitmennya, ia selalu hadir dalam setiap acara yang digelar PDIP. Bahkan, ia mempersilakan bertanya langsung kepada Ridwan Andi.

"Hari ini saya kira, tanya ketua DPD PDIP (Sulsel), belum ada acara PDIP saya tidak hadir. Komitmen saya, saya tunaikan," ungkap Nurdin.

Lantas, Nurdin pun berpesan kepada para calon bupati di Sulsel untuk menegakkan komitmen bersama.

"Pesan kepada cabup yang diusung, itu komitmen yang harus dijaga bersama. Saya kira hari ini baju saya juga sudah merah," kata Nurdin disambut tepuk tangan hadirin di ruangan itu.

Sebab, Nurdin menegaskan bahwa langkah menjadi kepala daerah, tidak terputus ketika partai memberikan dukungan dan usungan saja. Komitmen maupun hubungan itu bukan sekadar ketika hendak mencari dukungan saja.

"Karena begini, langkah kita (kepala daerah) semua, tidak bisa kita dianggap ketika sudah diusung, (lalu), selesai. Kita ini tidak seperti membeli tiket pesawat. Sampa kapanpun, apa pun yang terjadi pada diri kita membawa nama besar partai. Walau beda partai, itu adalah dukungan. Tentu harus dijaga besama," katanya.

Baca Juga:

Pengamat Bocorkan Sosok Ketua Badan Otorita Ibu Kota Negara

Dalam kesempatan itu, Nurdin juga menyinggung rencana pelaksaan Pilkada Serentak 2020 di 11 kabupaten dan satu kota di Sulsel.

"Kami berharap tidak repot semua. Kita ingin damai. Stigma Sulsel zona hijau dipertahankan. Jangan ada stigma Sulsel keras," pungkasnya.(Pon)

Baca Juga:

Loyalis Zulhas: Jangan Provokasi Amien Rais Demi Agenda Politik Pribadi

#Nurdin Abdullah #PDI Perjuangan #Pilkada Serentak #Megawati Soekarnoputri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
PDIP tidak melihat rencana Kaesang sebagai sesuatu yang perlu ditanggapi secara khusus.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua PDIP Jateng: Kami di Jalan Menuju Kemenangan
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Bagikan