Buwas: Malaysia Biarkan Narkoba Masuk ke Indonesia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 23 Agustus 2017
Buwas: Malaysia Biarkan Narkoba Masuk ke Indonesia

Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso. (MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar dua jaringan narkotika internasional di Kalimantan Barat dan Aceh Utara pada Agustus ini.

Dari dua kasus itu, 57,54 kilogram sabu-sabu dan 12 orang tersangka berhasil diamankan. Barang haram itu diselundupkan dari Malaysia menggunakan jalur laut dan darat.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso, menilai Malaysia telah dengan sengaja memberi keleluasaan bagi bandar-bandar untuk mengeluarkan narkoba dari wilayahnya dan memasukannya ke Indonesia.

"Sindikat ini merupakan jaringan Malaysia yang sudah berkali-kali beraksi memasukkan narkotika jenis ke Indonesia," kata Buwas sapaan akrabnya di Gedung BNN, Jakarta, Rabu (23/8).

Bahkan, kasus penangkapan bandar sabu oleh BNN di Kalimantan Barat masih satu jaringan dengan sindikat pemasok sabu satu ton yang beberapa waktu lalu digagalkan masuk ke Indonesia melalui pelabuhan di Anyer.

Buwas menyebut, mayoritas narkoba saat ini masuk ke Indonesia masuk dari Malaysia. "Saya bisa katakan bahwa Malaysia masih mendukung lancarnya narkotika masuk ke negara kita," kata dia.

Sedikitnya, 100 kg narkotika jenis sabu setiap bulannya masuk ke Indonesia melalui Malaysia dari berbagai jalur. Pada Tahun 2016, BNN sendiri telah memusnahkan kurang lebih 3,5 ton sabu yang berasal dari Malaysia.

"Tapi tahun ini cenderung jumlah narkotika sabu yang masuk ke Indonesia semakin meningkat drastis. Saya sejak Kabareskrim, sudah sering saya mengurus anak buah untuk mengungkap jaringan di sana," katanya.

Buwas menyebut, BNN telah sering bekerja sama dengan Otoritas Kepolisian Malaysia untuk menggagalkan masuknya narkoba ke Indonesia. Namun, setiap kali bekerja sama justru jaringan tersebut hilang dan tak terendus keberadaannya.

"Negara tetangga kita memang sengaja membiarkan para bandar narkoba mereka yang steril dari menggunakan narkoba untuk memanfaatkan daerah perbatasan. Mereka juga memasukkan tidak dalam jumlah besar sekaligus, satu ton bisa dibagi ke beberapa titik di wilayah Indonesia," tandasnya. (Ayp)

Baca berita terkait BNN lainnya di: BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu Di Dalam Mesin Cuci Asal Malaysia

# Badan Narkotika Nasional (BNN) #Komjen Pol Budi Waseso
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman kejahatan narkotika transnasional.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
BNN Bongkar 3,37 Ton Ganja Asal Thailand, Legislator Gerindra Minta Penguatan Pencegahan hingga Rehabilitasi
Indonesia
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
BNN menangkap dua turis Rusia di Bali terkait penyelundupan hashish seberat 7,8 kilogram dari Thailand. Terungkap melalui operasi controlled delivery bersama Bea Cukai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
BNN Tangkap 2 Turis Rusia di Bali, Selundupkan 7,8 Kilogram Hashish dari Thailand
Indonesia
BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika, Temuan 341 Sampel Ungkap Fakta Mengkhawatirkan
BNN mengusulkan pelarangan vape dalam RUU Narkotika setelah 341 sampel cairan ditemukan mengandung zat berbahaya seperti sabu dan obat bius.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
BNN Usul Vape Dilarang di RUU Narkotika, Temuan 341 Sampel Ungkap Fakta Mengkhawatirkan
Indonesia
BNN Diminta Segera Sikat Habis Pengedar Tramadol di Desa, Rehabilitasi Narkoba Jangan Cuma Wacana
BNN kerap mengeluhkan keterbatasan anggaran serta ruang gerak kegiatan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
BNN Diminta Segera Sikat Habis Pengedar Tramadol di Desa, Rehabilitasi Narkoba Jangan Cuma Wacana
Indonesia
BNN Temukan Vape Mengandung Sabu dan Obat Bius, Usul Larangan di Indonesia
BNN menemukan vape mengandung sabu, synthetic cannabinoid, dan etomidate. Pemerintah didorong melarang vape untuk tekan peredaran narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
BNN Temukan Vape Mengandung Sabu dan Obat Bius, Usul Larangan di Indonesia
Indonesia
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
BNN menilai penyadapan perlu dilakukan sejak tahap penyelidikan untuk memetakan jaringan narkoba. Perbedaan pandangan antar lembaga masih terjadi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
RUU Narkotika Disorot, BNN Minta Kewenangan Penyadapan Diperkuat
Indonesia
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Usulan perluasan wewenang ini sejalan dengan pandangan strategis Polri.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Indonesia
BNN Usul Vape Dilarang Beredar dan Masuk RUU Narkotika dan Psikotropika
Pengujian laboratorium mengungkap sisi gelap industri cairan pengisi vape tanah air
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
BNN Usul Vape Dilarang Beredar dan Masuk RUU Narkotika dan Psikotropika
Indonesia
Puluhan Siswa SMP di Solo Konsumsi Narkoba, BNN Segera Lakukan Rehabilitasi
BNN menemukan puluhan siswa SMP di Solo mengonsumsi narkoba. BNN pun akan segera melakukan rehabilitasi terhadap siswa tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 27 Februari 2026
Puluhan Siswa SMP di Solo Konsumsi Narkoba, BNN Segera Lakukan Rehabilitasi
Indonesia
Di Hadapan Komisi III DPR, BNN Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink bagi Generasi Muda
Kepala BNN mengungkap risiko serius penyalahgunaan whip pink atau gas N2O yang marak di kalangan generasi muda saat rapat dengan Komisi III DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Di Hadapan Komisi III DPR, BNN Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink bagi Generasi Muda
Bagikan